Tren Phone Charm Kembali, Sentuhan Y2K Makin Populer

Rizki Anindiya Putri • Dipublikasikan Jumat, 14 Agustus 2026 | 14:22 WIB
Phone charm kembali populer sebagai aksesori untuk mempercantik sekaligus mempersonalisasi tampilan ponsel dengan sentuhan gaya Y2K. (Pexels/Berna)
Phone charm kembali populer sebagai aksesori untuk mempercantik sekaligus mempersonalisasi tampilan ponsel dengan sentuhan gaya Y2K. (Pexels/Berna)

RADAR BANYUWANGI - Aksesori ponsel kembali mendapat tempat di kalangan anak muda. Salah satu yang mencuri perhatian adalah phone charm atau gantungan HP. Aksesori yang pernah populer pada era telepon seluler awal 2000-an tersebut kini hadir lagi seiring bangkitnya gaya Y2K dan nostalgic aesthetic.

Phone charm kini tidak lagi sekadar gantungan kecil yang dipasang di ponsel. Bentuknya semakin beragam, mulai dari rangkaian manik-manik warna-warni, pita, boneka mini, hingga ornamen akrilik. Pilihan tersebut membuat pengguna dapat menyesuaikan aksesori dengan karakter, warna kesukaan, maupun gaya busana sehari-hari.

Kebangkitan tren Y2K menjadi salah satu pemicu kembalinya phone charm. Gaya yang identik dengan warna cerah, aksesori unik, dan tampilan playful itu kembali diminati generasi muda. Unsur nostalgia turut membuat aksesori yang sempat menjadi bagian dari tren ponsel dua dekade lalu terasa akrab sekaligus kembali relevan.

“Menurutku lucu dan bikin HP jadi lebih personal. Apalagi sekarang banyak model phone charm yang bisa disesuaikan sama warna atau karakter yang kita suka,” ujar Ira.

Di pasaran, beaded charm termasuk salah satu model yang banyak diminati. Aksesori ini biasanya memadukan manik-manik dengan huruf atau simbol tertentu. Ada pula coquette charm yang menonjolkan pita dan warna pastel, serta plush charm berupa boneka berukuran mini.

Bagi penyuka tampilan lebih berani, phone charm dengan rantai dan ornamen metalik dapat menjadi pilihan. Keragaman desain tersebut membuat gantungan HP tidak lagi memiliki satu karakter gaya. Setiap model dapat menjadi pelengkap penampilan sekaligus penanda selera pemiliknya.

Selain sebagai pemanis, beberapa phone charm juga memiliki fungsi praktis. Model berbentuk wristlet, misalnya, dapat dikenakan pada pergelangan tangan. Dengan begitu, ponsel lebih mudah dibawa dan risiko terlepas dari genggaman dapat diminimalkan ketika pengguna sedang beraktivitas.

Kendala casing yang tidak mempunyai lubang khusus untuk gantungan juga bukan lagi persoalan. Pengguna dapat memanfaatkan phone charm card, berupa aksesori transparan yang diselipkan di antara casing dan bodi ponsel. Bagian kecil pada kartu tersebut kemudian digunakan untuk mengaitkan charm.

Kehadiran phone charm juga sejalan dengan tren personalisasi perangkat. Desain smartphone yang cenderung seragam membuat pengguna mencari cara sederhana untuk memberi identitas pada barang yang hampir selalu dibawa setiap hari.

Editor : Lugas Rumpakaadi
gaya anak muda phone charm tren Y2K aksesori HP nostalgic aesthetic