Sandal Swalow Ikut Berlenggak di Jalanan Karnaval, Dihias Sendiri dengan Rumbai Cerah agar Tampil Unik dan Serasi

Balquisse Kayla Putri • Dipublikasikan Jumat, 14 Agustus 2026 | 08:08 WIB
Sandal Swalow yang biasa digunakan sehari-hari dihias dengan rumbai berwarna cerah dan dipadukan dengan busana peserta untuk menambah daya tarik saat tampil dalam karnaval. (Balquisse untuk Radar Banyuwangi)
Sandal Swalow yang biasa digunakan sehari-hari dihias dengan rumbai berwarna cerah dan dipadukan dengan busana peserta untuk menambah daya tarik saat tampil dalam karnaval. (Balquisse untuk Radar Banyuwangi)

RADAR BANYUWANGI - Kreativitas peserta karnaval tak selalu membutuhkan bahan mahal. Sandal Swalow yang selama ini identik dengan alas kaki untuk aktivitas sehari-hari justru disulap menjadi aksesori penunjang penampilan yang unik dan mencuri perhatian.

Sandal tersebut dihias dengan berbagai ornamen berwarna cerah. Rumbai merah dan kuning menjadi salah satu dekorasi yang membuat tampilannya berbeda dari penggunaan biasa. Hiasan itu dipadukan dengan busana yang dikenakan peserta sehingga menciptakan penampilan yang lebih serasi saat tampil di jalan.

Pemilihan sandal sederhana tersebut bukan tanpa alasan. Selain mudah diperoleh, alas kaki jenis ini dinilai nyaman untuk digunakan berjalan selama mengikuti rangkaian karnaval. Karena itu, peserta tidak perlu mengorbankan kenyamanan hanya untuk mendapatkan tampilan yang menarik.

Proses penghiasan dilakukan sebelum acara berlangsung. Rumbai serta berbagai bahan dekoratif dipasang di bagian depan sandal dan di sekitar pergelangan kaki. Warna serta bentuk hiasan kemudian disesuaikan dengan pakaian peserta agar keseluruhan penampilan terlihat lebih menyatu.

Kreasi tersebut menunjukkan bahwa barang yang sederhana dapat memiliki fungsi berbeda ketika disentuh kreativitas. Sandal yang biasanya digunakan untuk kebutuhan harian berubah menjadi bagian dari kostum karnaval yang mampu memperkuat karakter penampilan peserta.

Bagi peserta, menghias sandal juga menjadi ruang untuk menuangkan ide secara mandiri. Bahan yang relatif sederhana diolah menjadi aksesori yang lebih atraktif tanpa harus bergantung pada perlengkapan khusus.

Di tengah semarak karnaval, kreasi sandal Swalow menjadi contoh bahwa daya tarik sebuah penampilan tidak selalu ditentukan oleh mahalnya perlengkapan. Sentuhan warna, ornamen, dan kemampuan memadukan aksesori dengan busana justru dapat menghasilkan tampilan yang unik.

Kreativitas semacam ini sekaligus memperlihatkan bahwa semangat karnaval dapat hadir melalui hal-hal sederhana. Dari alas kaki yang digunakan sehari-hari, peserta berhasil menghadirkan detail kecil yang ikut memeriahkan suasana dan menarik perhatian penonton di sepanjang jalan.

Editor : Lugas Rumpakaadi
sandal Swalow sandal hias aksesori karnaval kreativitas peserta karnaval karnaval Banyuwangi