Magnet Fishing, Hobi Unik Berburu 'Harta Karun' di Dasar Sungai dan Kanal

Loanda Ajeng Rossiani • Dipublikasikan Rabu, 12 Agustus 2026 | 13:57 WIB
Tak sekadar memancing ikan, magnet fishing mengajak pegiat berburu benda logam yang tersembunyi di dasar perairan. (Pexels/Nino Sanger)
Tak sekadar memancing ikan, magnet fishing mengajak pegiat berburu benda logam yang tersembunyi di dasar perairan. (Pexels/Nino Sanger)

RADAR BANYUWANGI - Di tengah tren hobi yang terus berkembang, memancing kini tak selalu identik dengan kail, umpan, dan senar. Ada aktivitas unik yang menawarkan sensasi berbeda, yaitu magnet fishing. Hobi ini mengandalkan magnet neodymium berkekuatan tinggi untuk menarik berbagai benda berbahan logam yang tersembunyi di dasar sungai, danau, kanal, hingga perairan perkotaan.

Cara melakukannya terbilang sederhana. Magnet khusus diikat menggunakan tali berukuran tebal, kemudian dilemparkan ke dalam air. Setelah itu, magnet ditarik perlahan ke permukaan. Bagian paling menarik justru muncul saat magnet mulai terasa berat. Sebab, tidak pernah ada kepastian benda apa yang menempel di ujung tali.

Di situlah daya tarik magnet fishing. Aktivitas ini menghadirkan nuansa seperti berburu harta karun. Temuan yang diperoleh bisa sangat beragam. Mulai dari benda sederhana seperti paku, kunci, baut, dan potongan besi hingga kerangka sepeda maupun barang otomotif yang telah lama terendam.

Pada kesempatan tertentu, para pegiat juga dapat menemukan benda yang memiliki nilai cerita lebih besar. Koin lama, brankas rusak, perlengkapan antik, hingga benda yang diduga berkaitan dengan peristiwa masa lalu pernah menjadi bagian dari pengalaman magnet fishing di sejumlah tempat.

Setiap benda yang terangkat dari dasar air seolah membawa potongan cerita. Bagaimana sebuah sepeda bisa tenggelam? Mengapa sebuah benda logam berada di kanal? Siapa pemiliknya dan kapan barang tersebut berakhir di sana? Pertanyaan semacam itu membuat kegiatan ini tidak sekadar mencari barang, tetapi juga memancing rasa ingin tahu terhadap sejarah lingkungan sekitar.

Magnet fishing sekaligus mempertemukan unsur rekreasi dengan kepedulian terhadap lingkungan. Benda-benda logam yang terangkat dari dasar perairan secara tidak langsung mengurangi tumpukan material buangan yang berpotensi mengganggu kondisi lingkungan. Sampah besi yang dibiarkan terlalu lama juga dapat menjadi ancaman bagi aktivitas manusia maupun kehidupan di sekitar perairan.

Karena itu, sebagian pegiat memandang magnet fishing bukan hanya sebagai hobi berburu benda unik. Kegiatan tersebut juga menjadi cara sederhana untuk ikut membersihkan perairan. Hasil tarikan yang tidak bernilai biasanya dikumpulkan dan dipilah agar tidak kembali mencemari lingkungan.

Popularitas magnet fishing kemudian berkembang menjadi sebuah komunitas. Para penggemarnya saling berbagi pengalaman, menunjukkan hasil temuan, hingga membahas lokasi yang menarik untuk dieksplorasi. Dari kegiatan individual, magnet fishing tumbuh menjadi subkultur yang mempertemukan unsur petualangan, rasa penasaran, sejarah lokal, dan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan.

Perlengkapan yang dibutuhkan pun relatif tidak rumit. Magnet khusus dengan daya tarik besar, tali yang kuat, serta sarung tangan pelindung menjadi peralatan utama. Namun, kekuatan magnet justru menuntut kehati-hatian. Benda tajam, logam berat, atau material berbahaya dapat saja ikut terangkat sehingga keselamatan harus menjadi perhatian utama.

Editor : Lugas Rumpakaadi
magnet fishing berburu benda logam kebersihan sungai petualangan sejarah hobi unik