Jaring Laba-Laba di Wajah Jadi Tren, Spider-Man Face Art Padukan Budaya Pop dengan Seni Rias Modern

Mayang Dwi Febrianti • Dipublikasikan Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:52 WIB
Spider-Man face art memadukan pola jaring laba-laba khas superhero dengan smokey eyes, glitter, dan rhinestones. (Janetta untuk Radar Banyuwangi)
Spider-Man face art memadukan pola jaring laba-laba khas superhero dengan smokey eyes, glitter, dan rhinestones. (Janetta untuk Radar Banyuwangi)

RADAR BANYUWANGI - Tren kecantikan di media sosial kembali menghadirkan gaya rias yang tak biasa. Kali ini, Spider-Man face art mencuri perhatian dengan memadukan karakter superhero, seni lukis wajah, dan sentuhan makeup glamor.

Tren tersebut ramai diperbincangkan setelah sejumlah kreator konten membagikan hasil riasannya melalui TikTok dan Instagram dalam beberapa pekan terakhir. Visual yang dihasilkan pun mudah mencuri perhatian karena menampilkan pola jaring laba-laba khas Spider-Man di bagian wajah.

Tidak sekadar menghadirkan nuansa cosplay, konsep tersebut berkembang menjadi bentuk artistic makeup. Warna merah dan hitam yang identik dengan Spider-Man dipadukan dengan smokey eyes, rhinestones, glitter, hingga lip gloss untuk menciptakan tampilan yang lebih elegan dan berani.

Daya tarik utama tren ini terletak pada detail jaring laba-laba yang digambar secara manual. Para penggemar beauty art biasanya memanfaatkan face paint khusus maupun eyeliner berpigmen tinggi untuk menghasilkan garis yang tajam dan presisi. Detail glitter kemudian ditambahkan untuk memperkuat kesan glamor.

Konten semacam itu dinilai cocok dengan karakter media sosial yang mengandalkan visual singkat dan menarik. Hasil face art yang terlihat mencolok membuat video proses maupun transformasi wajah berpotensi mengundang perhatian pengguna dan menyebar luas di halaman rekomendasi.

Antusiasme pengguna media sosial juga terlihat dari respons yang muncul di kolom komentar. Sebagian mengaku tertarik mencoba, tetapi masih merasa kesulitan membuat pola jaring yang rapi.

"Jujur, aku gemes banget tiap kali tren ini lewat di FYP dan pengen banget nyobain bikin di wajah sendiri, tapi masih belum pede karena bikin garis jaringnya kelihatan rumit banget," ujar Nabila, salah satu penggemar tren kecantikan.

Kendati membutuhkan ketelitian, Spider-Man face art menawarkan ruang eksplorasi yang cukup luas. Pola jaring dapat ditempatkan di area tertentu pada wajah atau dibuat sebagai elemen utama yang mendominasi keseluruhan riasan.

Tren ini pun tidak hanya menarik bagi kreator pemula. Perias profesional turut memiliki ruang untuk mengembangkan konsep tersebut dengan teknik contouring, permainan tekstur, maupun tambahan ornamen yang membuat hasil akhirnya semakin kompleks.

Editor : Lugas Rumpakaadi
Spider-Man face art tren makeup artistic makeup beauty art tren kecantikan media sosial