Spider-Man: Brand New Day Jadi Inspirasi, Kreator Sulap Wajah dengan Makeup Jaring Laba-Laba

Rizki Anindiya Putri • Dipublikasikan Senin, 10 Agustus 2026 | 13:53 WIB
Film Spider-Man: Brand New Day menginspirasi tren makeup di media sosial. (Pexels/Kevin Bidwell)
Film Spider-Man: Brand New Day menginspirasi tren makeup di media sosial. (Pexels/Kevin Bidwell)

RADAR BANYUWANGI - Demam Spider-Man: Brand New Day mulai merambah media sosial.

Bukan hanya lewat kostum atau poster, karakter superhero tersebut kini diwujudkan melalui riasan wajah dan teknik face painting.

Sejumlah kreator konten memanfaatkan momentum tersebut untuk membuat tampilan wajah bertema Spider-Man.

Motif jaring laba-laba yang menjadi ciri khas sang manusia laba-laba dipadukan dengan dominasi warna merah dan hitam.

Transformasi tersebut kemudian direkam dan dibagikan melalui media sosial.

Daya tariknya tidak hanya terletak pada hasil akhir riasan, tetapi juga proses perubahan wajah dari tampilan biasa menjadi karakter superhero.

Dengan teknik face painting, pola jaring dibuat mengikuti bentuk wajah.

Perpaduan warna merah, hitam, dan detail garis pada bagian tertentu membuat karakter Spider-Man semakin mudah dikenali.

Tren riasan tersebut menjadi salah satu cara bagi penggemar maupun kreator konten untuk ikut meramaikan kehadiran Spider-Man: Brand New Day.

Mereka tidak harus mengenakan kostum lengkap untuk menampilkan karakter superhero tersebut.

Cukup melalui kreativitas dalam merias wajah, identitas Spider-Man dapat diterjemahkan ke dalam karya visual yang kemudian menjadi bagian dari konten media sosial.

“Menurutku makeup Spider-Man ini unik dan seru dicoba. Apalagi sekarang filmnya lagi ramai, jadi bisa sekalian ikut tren,” ujar Sasi, Senin (10/8).

Bagi kreator konten, tren seperti ini juga membuka ruang untuk menggabungkan hiburan dengan keterampilan.

Riasan wajah tidak hanya digunakan untuk mempercantik tampilan, tetapi dapat menjadi medium untuk menghasilkan karakter tertentu.

Fenomena tersebut menunjukkan bagaimana popularitas sebuah film dapat berkembang ke berbagai bentuk kreativitas di luar layar.

Karakter yang dikenal melalui film kemudian diolah kembali menjadi karya visual sesuai gaya dan kemampuan masing-masing kreator.

Dalam kasus Spider-Man, motif jaring laba-laba serta warna merah dan hitam menjadi elemen yang relatif mudah dikenali.

Hal itu membuat karakter tersebut dapat diterjemahkan ke dalam berbagai bentuk konten, termasuk transformasi makeup.

Kehadiran Spider-Man: Brand New Day akhirnya tidak hanya menjadi perhatian bagi pencinta film superhero.

Bagi sebagian kreator media sosial, momentum tersebut juga menjadi kesempatan untuk bereksperimen dan menghadirkan Spider-Man melalui karya riasan wajah.

Editor : Lugas Rumpakaadi
Spider-Man Brand New Day makeup Spider-Man face painting Spider-Man tren media sosial kreator konten