Ruben Onsu Bangun Masjid Al-Yusni dan Asrama Tahfidz Qur'an, Wujudkan Mimpi yang Tak Pernah Disangka

Ali Sodiqin • Dipublikasikan Jumat, 7 Agustus 2026 | 16:09 WIB
Ruben Onsu bersama imam dan pengurus Mushola Al Hemiah Sukabumi Jawa Barat. (Tangkapan Layar Youtube MOP Channel)
Ruben Onsu bersama imam dan pengurus Mushola Al Hemiah Sukabumi Jawa Barat. (Tangkapan Layar Youtube MOP Channel)

RADAR BANYUWANGI – Presenter sekaligus pengusaha Ruben Onsu kembali mencuri perhatian publik. Kali ini bukan karena aktivitasnya di dunia hiburan, melainkan langkahnya membangun sebuah masjid yang dilengkapi dengan asrama Tahfidz Qur'an. Kabar tersebut dibagikan Ruben melalui unggahan terbaru di media sosial yang langsung mendapat respons positif dari warganet.

Masjid yang diberi nama Al-Yusni itu bukan sekadar menjadi tempat ibadah. Ruben juga menghadirkan asrama Tahfidz Qur'an di kompleks yang sama sebagai fasilitas bagi para santri untuk belajar dan menghafal Al-Qur'an.

Pembangunan kompleks ibadah tersebut menjadi wujud nyata kepedulian Ruben dalam menghadirkan sarana keagamaan yang tidak hanya berfungsi sebagai tempat salat, tetapi juga sebagai pusat pembinaan generasi penghafal Al-Qur'an.

Nama Al-Yusni Sarat Makna

Ruben memilih nama Al-Yusni untuk masjid dan asrama tersebut karena memiliki makna yang mendalam.

Nama yang berasal dari bahasa Arab itu dimaknai sebagai tempat ibadah yang penuh dengan nilai kebaikan, keberkahan, dan harapan agar setiap aktivitas yang dilakukan di dalamnya membawa manfaat bagi banyak orang.

Pemilihan nama tersebut sekaligus mencerminkan tujuan utama pembangunan kompleks ibadah itu, yakni menghadirkan ruang yang mampu menumbuhkan nilai-nilai keislaman, pendidikan, dan kepedulian sosial.

Arsitektur Modern Bernuansa Tradisional

Masjid Al-Yusni mengusung desain arsitektur yang memadukan sentuhan modern dengan nuansa tradisional.

Tampilan bangunan didominasi warna-warna lembut seperti biru muda, krem, dan aksen hijau yang menghadirkan kesan teduh sekaligus elegan.

Pada bagian luar, deretan jendela berukuran tinggi menjadi salah satu elemen yang paling mencuri perhatian. Selain mempercantik tampilan bangunan, desain tersebut memungkinkan cahaya matahari masuk secara maksimal sehingga ruang ibadah terasa terang dan nyaman tanpa bergantung sepenuhnya pada pencahayaan buatan.

Konsep tersebut menciptakan suasana yang tenang bagi jamaah saat beribadah maupun mengikuti kegiatan keagamaan.

Asrama Tahfidz Dirancang Nyaman untuk Santri

Tak jauh dari bangunan utama masjid, berdiri kompleks asrama Tahfidz Qur'an yang dirancang menyatu dengan keseluruhan kawasan.

Bangunan asrama dibuat memanjang dengan konsep sederhana namun tetap fungsional dan estetis.

Di dalamnya, tempat tidur menggunakan model bunk bed berbahan besi yang memungkinkan kapasitas penghuni lebih optimal tanpa mengurangi kenyamanan.

Penataan ruang juga dirancang agar mendukung aktivitas belajar, menghafal Al-Qur'an, serta kehidupan sehari-hari para santri.

Dengan fasilitas tersebut, kompleks Al-Yusni diharapkan menjadi lingkungan yang kondusif bagi proses pendidikan keagamaan.

Ruben Onsu: Tak Pernah Membayangkan Bisa Membangun Masjid

Melalui unggahannya, Ruben mengungkapkan rasa syukur atas perjalanan yang membawanya hingga mampu membangun masjid dan asrama Tahfidz Qur'an.

Ia mengaku tidak pernah membayangkan sebelumnya dapat mewujudkan impian tersebut. Namun, dengan keberanian untuk melangkah dan keyakinan yang terus dijaga, pembangunan Masjid Al-Yusni akhirnya dapat terlaksana.

Pengakuan itu pun mendapat banyak apresiasi dari masyarakat yang menilai langkah Ruben sebagai inspirasi untuk terus menebar manfaat melalui pembangunan fasilitas ibadah dan pendidikan.

Kehadiran Masjid Al-Yusni beserta asrama Tahfidz Qur'an tidak hanya menjadi simbol perjalanan spiritual Ruben Onsu, tetapi juga diharapkan menjadi pusat kegiatan keagamaan yang memberi manfaat jangka panjang bagi masyarakat dan generasi penghafal Al-Qur'an. (*)

Editor : Ali Sodiqin
Tahfidz Quran Masjid Al-Yusni Asrama Tahfidz Ruben Onsu masjid ruben onsu