RADARBANYUWANGI.ID - Grup rookie K-pop CORTIS kembali menorehkan pencapaian di kancah musik internasional. Grup tersebut dipastikan masuk dalam jajaran penampil Festival Musik Lollapalooza 2026 yang akan berlangsung di Grant Park, Chicago, Amerika Serikat.
Kabar tersebut langsung mendapat sambutan hangat dari para penggemar. Banyak yang mengaku bangga melihat perkembangan CORTIS yang dinilai mampu menembus panggung musik bergengsi dunia meski status mereka masih sebagai grup pendatang baru.
"Saya benar-benar tidak menyangka CORTIS sudah bisa sampai di titik ini. Padahal mereka masih terbilang rookie, tetapi sudah bisa sejajar dan satu panggung dengan artis-artis besar yang sudah mendunia," ujar Risa, 19, salah seorang penggemar K-pop.
Mengacu pada laporan IDN Times, pencapaian tersebut menjadi semakin istimewa karena CORTIS menjadi satu-satunya boy group K-pop yang diundang tampil di Lollapalooza 2026. Festival musik tahunan itu juga menghadirkan sederet musisi papan atas dunia, di antaranya Jennie BLACKPINK, aespa, (G)I-DLE, Charli XCX, hingga Lorde.
Berdasarkan pengumuman resmi melalui platform Weverse serta jadwal penyelenggara Lollapalooza 2026, CORTIS dijadwalkan tampil dalam dua agenda berbeda, yakni AfterShows dan Main Show.
Penampilan AfterShows akan berlangsung di House of Blues Chicago pada Jumat, 31 Juli. Berdasarkan konversi waktu Indonesia Barat (WIB), pertunjukan dijadwalkan dimulai pukul 23.30 WIB.
Sementara itu, penampilan utama CORTIS di panggung Lollapalooza dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 2 Agustus dini hari pukul 02.55 hingga 03.45 WIB.
Melalui pemberitahuan resmi agensi, penggemar di Indonesia dapat menyaksikan penampilan CORTIS secara langsung melalui layanan streaming resmi, yakni Weverse LIVE, Hulu, dan Disney+.
Keikutsertaan CORTIS di Lollapalooza 2026 menjadi tonggak penting dalam perjalanan karier grup tersebut. Selain memperluas jangkauan penggemar di pasar global, kesempatan tampil di salah satu festival musik terbesar di dunia juga menjadi bukti meningkatnya pengakuan internasional terhadap kiprah mereka di industri musik.
Editor : Lugas Rumpakaadi