RADAR BANYUWANGI - Bocoran langit dalam kepercayaan Primbon Jawa kerap dikaitkan dengan tanda-tanda keberuntungan yang melekat pada weton kelahiran seseorang. Salah satu yang menarik perhatian adalah konsep Tibo Sri, sebuah istilah yang menggambarkan aliran rezeki yang dipercaya terus bergerak, seperti air yang tidak pernah berhenti mengalir.
Dalam tradisi Jawa, weton merupakan gabungan antara hari dalam kalender tujuh harian dan pasaran Jawa yang terdiri dari Legi, Pahing, Pon, Wage, serta Kliwon. Perhitungan tersebut kemudian digunakan dalam Primbon untuk membaca karakter, peruntungan, hingga jalan hidup seseorang.
Meski demikian, Primbon merupakan bagian dari tradisi dan kepercayaan masyarakat Jawa, bukan kepastian mengenai masa depan seseorang. Rezeki dan keberhasilan tetap dipengaruhi oleh ikhtiar, keputusan, kondisi kehidupan, serta keyakinan masing-masing.
Konsep Tibo Sri sendiri dipercaya menggambarkan keberkahan yang mengalir lancar. Orang yang masuk dalam kategori ini diyakini memiliki peluang lebih besar untuk memperoleh kemudahan dalam urusan rezeki, kehidupan yang harmonis, dan jalan yang terbuka ketika mengejar cita-cita.
Lantas, weton apa saja yang dalam bocoran langit Primbon Jawa dipercaya memiliki nasib seperti air yang terus mengalir?
Berikut tujuh weton yang disebut memiliki karakter tersebut.
1. Senin Legi
Bocoran langit pertama jatuh kepada pemilik weton Senin Legi.
Dalam kepercayaan Primbon Jawa, orang yang lahir pada Senin Legi dipercaya memiliki kecerdasan dan kebijaksanaan. Mereka disebut mampu mempertimbangkan berbagai hal sebelum mengambil keputusan.
Karakter tersebut membuat pemilik weton Senin Legi dipercaya mudah mendapatkan kepercayaan dari orang lain. Dari kepercayaan itu pula, peluang dan rezeki diyakini dapat datang dari berbagai arah.
Keberuntungan yang diperoleh juga dipercaya tidak hanya memberikan manfaat bagi dirinya sendiri, tetapi dapat membawa kebaikan bagi keluarga dan lingkungan sekitar.
Karena itu, aliran rezeki Senin Legi dalam tafsir Primbon diibaratkan seperti air yang terus mengalir dan tidak mudah mengering.
2. Rabu Pahing
Weton Rabu Pahing juga masuk dalam daftar weton yang dipercaya memiliki keberuntungan dalam urusan rezeki.
Pemilik weton ini digambarkan sebagai pribadi yang kuat, sabar, dan ulet. Mereka dipercaya mampu bertahan ketika menghadapi berbagai tantangan kehidupan.
Kekuatan tersebut membuat orang Rabu Pahing diyakini tidak mudah menyerah ketika menghadapi persoalan. Mereka akan terus mencari jalan keluar hingga menemukan solusi.
Dalam hubungan sosial, pemilik weton ini juga disebut mampu menjaga hubungan baik dengan orang-orang di sekitarnya. Relasi yang terjaga dipercaya dapat membuka peluang baru dalam pekerjaan maupun kehidupan.
Dalam bocoran langit Primbon Jawa, kondisi tersebut membuat Rabu Pahing diibaratkan seperti air yang selalu menemukan jalan untuk mengalir.
3. Jumat Kliwon
Jumat Kliwon menjadi salah satu weton yang paling sering dikaitkan dengan sisi spiritual dalam tradisi Jawa.
Orang yang lahir pada weton ini dipercaya memiliki intuisi yang kuat dan mampu membaca situasi dengan baik. Mereka juga sering digambarkan sebagai pribadi yang bijaksana dan dapat menjadi tempat orang lain meminta nasihat.
Dalam urusan rezeki, pemilik weton Jumat Kliwon dipercaya memiliki jalan yang relatif lancar. Kesempatan dapat datang melalui pekerjaan, hubungan sosial, maupun berbagai peluang yang tidak selalu diduga sebelumnya.
Menurut tafsir Primbon yang menjadi rujukan dalam artikel ini, aliran rezeki Jumat Kliwon diibaratkan seperti air yang tidak mudah berhenti meski menghadapi berbagai rintangan.
4. Kamis Wage
Pemilik weton Kamis Wage dikenal dalam tafsir Primbon sebagai sosok yang murah hati dan senang membantu orang lain.
Sikap tulus tersebut dipercaya membuat mereka mudah mendapatkan simpati dan kepercayaan. Dalam lingkungan pekerjaan, mereka juga disebut berpotensi memperoleh kepercayaan lebih besar dari atasan maupun rekan kerja.
Kepercayaan tersebut kemudian diyakini dapat membuka jalan bagi perkembangan karier dan peluang ekonomi.
Ada pula filosofi yang dipercaya masyarakat bahwa semakin banyak kebaikan yang diberikan, semakin banyak pula kebaikan yang kembali kepada pemiliknya.
Itulah sebabnya, Kamis Wage disebut memiliki rezeki seperti air yang terus mengalir. Semakin dibagikan, alirannya dipercaya tidak semakin berkurang.
5. Minggu Pon
Weton Minggu Pon dipercaya membawa karakter ceria, optimistis, dan penuh semangat.
Orang yang lahir pada weton ini disebut memiliki kemampuan beradaptasi dengan perubahan. Mereka juga dipercaya mampu melihat peluang di balik berbagai tantangan yang datang.
Dalam urusan rezeki, pemilik Minggu Pon diyakini dapat memperoleh penghasilan atau kesempatan dari berbagai sumber. Bakat dan keterampilan yang dimiliki disebut menjadi modal untuk menarik perhatian banyak pihak.
Karena memiliki kemampuan beradaptasi dan melihat peluang, aliran rezekinya dipercaya cenderung stabil.
Dalam bocoran langit Primbon Jawa, kehidupan Minggu Pon digambarkan seperti air yang terus bergerak maju dan mampu mencari celah untuk melewati berbagai hambatan.
6. Selasa Kliwon
Selasa Kliwon menjadi weton berikutnya yang dipercaya memiliki keberuntungan dalam urusan kehidupan dan keuangan.
Pemilik weton ini digambarkan sebagai pribadi yang bijaksana dan memiliki kemampuan dalam menyusun rencana masa depan.
Mereka disebut tidak mudah menyerah ketika menghadapi kegagalan. Sebaliknya, mereka akan berusaha kembali untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
Dalam urusan finansial, pemilik Selasa Kliwon juga dipercaya pandai mengelola keuangan. Kemampuan tersebut membuat mereka dianggap lebih mampu menjaga kestabilan hidup.
Keberuntungan dalam pekerjaan dan kehidupan pribadi pun dipercaya selalu mengikuti langkah mereka.
Tak heran jika Selasa Kliwon masuk dalam daftar weton yang rezekinya diibaratkan seperti air yang terus mengalir.
7. Sabtu Pahing
Sabtu Pahing menjadi weton terakhir dalam daftar tujuh weton yang dipercaya memiliki aliran rezeki seperti air.
Pemilik weton ini digambarkan sebagai pribadi yang tenang dan bijaksana. Mereka juga sering dianggap mampu menjadi tempat orang lain meminta saran atau berkonsultasi.
Karakter tersebut membuat pemilik Sabtu Pahing dipercaya mudah diterima dalam lingkungan sosial.
Dalam hal rezeki, mereka disebut memiliki kehidupan yang berkecukupan. Kemakmuran yang dimiliki mungkin tidak selalu terlihat secara mencolok, tetapi kebutuhan hidup dipercaya dapat terpenuhi pada waktunya.
Dalam pandangan Primbon Jawa, pemilik Sabtu Pahing diyakini memiliki kemampuan untuk menemukan jalan ketika menghadapi kesulitan.
Seperti air yang terus mengalir, rezeki mereka dipercaya datang sesuai kebutuhan dan tidak mudah terputus.
Tibo Sri, Simbol Rezeki yang Terus Mengalir
Tujuh weton tersebut dalam kepercayaan Primbon Jawa sama-sama dikaitkan dengan konsep Tibo Sri, yakni gambaran tentang keberuntungan dan rezeki yang mengalir.
Bocoran langit mengenai tujuh weton ini pada dasarnya merupakan bagian dari pengetahuan tradisional yang diwariskan masyarakat Jawa. Karena itu, tafsirnya dapat berbeda antara satu sumber Primbon dan sumber lainnya.
Bagi masyarakat yang mempercayainya, weton dapat menjadi bahan refleksi untuk memahami karakter dan perjalanan hidup. Namun, daftar tersebut sebaiknya tidak dipahami sebagai jaminan bahwa seseorang pasti kaya atau terbebas dari masalah.
Pada akhirnya, kerja keras, kemampuan mengelola peluang, doa, dan sikap dalam menjalani kehidupan tetap menjadi bagian penting dalam perjalanan seseorang. (*)
Editor : Ali SodiqinSumber : jawapos.com