Photobooth iPad Jadi Tren Baru di Banyuwangi, Tawarkan Pengalaman Foto Ringkas dan Serba Digital

Shinta Ayu Rahma Wardani • Dipublikasikan Senin, 20 Juli 2026 | 15:49 WIB
Photobooth berbasis iPad menjadi tren baru di berbagai acara Banyuwangi. (Shinta untuk Radar Banyuwangi)
Photobooth berbasis iPad menjadi tren baru di berbagai acara Banyuwangi. (Shinta untuk Radar Banyuwangi)

RADARBANYUWANGI.ID - Konsep photobooth pada berbagai acara anak muda di Banyuwangi terus mengalami perkembangan. Jika sebelumnya identik dengan backdrop kain berukuran besar dan dekorasi yang memerlukan ruang luas, kini hadir konsep yang lebih ringkas dengan memanfaatkan perangkat iPad sebagai pusat sistem pengambilan gambar.

Konsep tersebut mengedepankan kesan modern, minimalis, dan natural. Alih-alih menutupi area acara menggunakan latar buatan, photobooth berbasis iPad memanfaatkan suasana asli lokasi sebagai elemen utama dalam hasil foto. Interior bangunan, pencahayaan alami di area luar ruang, hingga karakter arsitektur gedung menjadi bagian dari komposisi visual yang dinilai lebih menarik.

Pengalaman pengunjung juga semakin lengkap dengan kehadiran spot mirror selfie di sekitar area photobooth. Fasilitas tersebut memungkinkan pengunjung merapikan penampilan sekaligus mengabadikan swafoto menggunakan ponsel pribadi sebelum maupun sesudah mencetak foto melalui sistem photobooth.

Salah satu penyedia jasa photobooth kreatif di Banyuwangi, Syifa Nanda, mengatakan tren tersebut muncul seiring perubahan preferensi masyarakat, khususnya kalangan muda yang lebih menyukai hasil foto dengan nuansa alami.

"Pengunjung sekarang lebih suka gaya foto yang terlihat natural dan effortless. Dengan memanfaatkan suasana asli lokasi dan ditambah cermin hias, alur antrean jadi lebih fleksibel dan hasil fotonya terasa lebih menyatu," ujarnya.

Tidak hanya mengandalkan tampilan visual, photobooth berbasis iPad juga menawarkan beragam fitur digital yang dapat diakses langsung oleh pengguna. Melalui layar perangkat, pengunjung dapat memilih berbagai filter warna seperti black and white, warm tone, maupun vintage. Selain itu, tersedia pula pilihan stiker digital untuk mempercantik hasil foto.

Setelah proses pemotretan selesai, file foto maupun GIF animasi dapat langsung diunduh melalui pemindaian kode QR atau dikirim ke alamat email dalam hitungan detik. Bagi pengguna perangkat iOS, hasil foto juga dapat dibagikan secara langsung melalui fitur AirDrop tanpa mengurangi kualitas gambar.

Kemudahan tersebut membuat pengunjung dapat segera membagikan hasil foto ke berbagai platform media sosial, seperti Instagram Story maupun TikTok, bahkan saat acara masih berlangsung. Kecepatan distribusi konten menjadi salah satu nilai tambah yang banyak diminati pada berbagai kegiatan komunitas maupun acara publik.

Dari sisi penyelenggara, penggunaan perangkat iPad membuat ukuran photobooth jauh lebih ringkas dibandingkan konsep konvensional. Proses pemasangan menjadi lebih cepat dan tidak membutuhkan area yang luas sehingga mudah diterapkan pada berbagai jenis kegiatan.

Konsep ini dinilai cocok digunakan dalam beragam acara, mulai dari Car Free Day, pameran seni, workshop, hingga kegiatan sekolah. Fleksibilitas tersebut memungkinkan penyelenggara tetap menghadirkan pengalaman foto yang menarik tanpa harus menyiapkan instalasi dekorasi yang kompleks.

Selain memberikan kemudahan operasional, konsep photobooth yang memanfaatkan latar asli lokasi juga membawa keuntungan bagi pemilik kafe maupun pengelola venue. Setiap foto yang diunggah pengunjung ke media sosial secara tidak langsung turut menampilkan estetika ruangan atau sudut bangunan sebagai bagian dari promosi.

Editor : Lugas Rumpakaadi
photobooth iPad Banyuwangi