Hari dan Bulan Baik untuk Khitanan Agustus hingga Desember 2026

Ali Sodiqin • Dipublikasikan Senin, 20 Juli 2026 | 14:33 WIB
Hari baik khitanan Agustus–Desember 2026, Bulan Mulud jadi waktu paling favorit. (ChatGPT)
Hari baik khitanan Agustus–Desember 2026, Bulan Mulud jadi waktu paling favorit. (ChatGPT)

RADAR BANYUWANGI - Dalam tradisi masyarakat Jawa, memilih hari untuk menggelar khitanan bukan sekadar menyesuaikan jadwal keluarga. Banyak yang masih mempertimbangkan weton dan pasaran sebagai pedoman menentukan waktu yang dianggap membawa kelancaran, keselamatan, dan keberkahan. Memasuki paruh kedua 2026, sejumlah bulan dalam Kalender Jawa dinilai menjadi momen yang baik untuk menggelar hajatan, terutama khitanan, akikah, hingga syukuran.

Kalender Jawa menggabungkan siklus tujuh hari dalam kalender Masehi dengan lima pasaran Jawa, yakni Legi, Pahing, Pon, Wage, dan Kliwon. Perpaduan keduanya menghasilkan weton yang sejak lama dijadikan acuan dalam berbagai kegiatan penting, mulai dari pernikahan, membangun rumah, hingga penyelenggaraan khitanan.

Salah satu periode yang paling banyak dipilih masyarakat adalah bulan Mulud (Rabiulawal). Selain bertepatan dengan bulan kelahiran Nabi Muhammad SAW, Mulud dipercaya membawa nilai spiritual yang kuat sehingga banyak keluarga menjadikannya waktu favorit menggelar acara syukuran.

Pada tahun 2026, bulan Mulud dimulai 15 Agustus 2026 yang bertepatan dengan Sabtu Wage (1 Mulud 1960 Jawa). Sementara peringatan Maulid Nabi jatuh pada Rabu Kliwon, 26 Agustus 2026 (12 Mulud 1960 Jawa). Kombinasi Rabu Kliwon menjadi salah satu weton yang banyak dianggap memiliki energi kuat dalam tradisi Jawa.

Bulan Mulud Jadi Favorit untuk Khitanan

Selain nilai religius, bulan Mulud juga kerap dipilih sebagai waktu pelaksanaan khitanan karena identik dengan suasana penuh keberkahan. Tidak sedikit keluarga yang menggelar hajatan pada rentang pertengahan hingga akhir Agustus.

Berikut rincian Kalender Jawa mulai Agustus hingga Desember 2026:

Agustus 2026 (Bulan Mulud)

September 2026 (Mulud – Bakda Mulud)

Memasuki Bakda Mulud (Rabiulakhir), masyarakat Jawa juga menganggap bulan ini cukup netral untuk memulai berbagai aktivitas penting.

Oktober 2026 (Jumadilawal)

Bulan Jumadilawal dikenal sebagai periode yang relatif tenang dan sering dimanfaatkan untuk pembangunan rumah maupun kegiatan keluarga.

November 2026 (Jumadilakhir)

Jumadilakhir atau sering disebut sebagai bulan jodho oleh sebagian masyarakat Jawa juga dianggap membawa suasana yang baik sebelum memasuki Rejeb.

Desember 2026 (Memasuki Rejeb)

Akhir tahun ditandai masuknya bulan Rejeb yang identik dengan persiapan spiritual menjelang bulan-bulan istimewa berikutnya.

Hari Baik Khitanan Tetap Disesuaikan Tradisi Keluarga

Meski Kalender Jawa banyak dijadikan pedoman masyarakat, penentuan hari baik khitanan tetap bergantung pada keyakinan dan tradisi masing-masing keluarga. Sebagian masyarakat juga mengombinasikannya dengan perhitungan neptu, konsultasi kepada sesepuh, atau tokoh agama.

Di sisi lain, pertimbangan praktis seperti kesiapan keluarga, kesehatan anak, kemudahan akses tamu, serta ketersediaan fasilitas kesehatan juga menjadi faktor penting sebelum menentukan tanggal pelaksanaan.

Dengan demikian, Kalender Jawa 2026 dapat menjadi referensi budaya bagi masyarakat yang ingin menyelaraskan tradisi leluhur dengan momentum keluarga, terutama dalam menentukan waktu pelaksanaan khitanan maupun hajatan lainnya. (*)

Editor : Ali Sodiqin
Hari baik khitanan Bulan Mulud kalender jawa pasaran jawa weton jawa