RADAR BANYUWANGI – Suasana haru menyelimuti pemakaman komedian senior Simson Rarameha Ngadang atau Temon di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Senin (13/7). Di balik prosesi perpisahan terakhir itu, keluarga mengungkap pesan yang selama ini selalu ditanamkan almarhum kepada sembilan anaknya: tetap rukun, saling menguatkan, dan jika memungkinkan tinggal bersama dalam satu rumah.
Prosesi pemakaman berlangsung khidmat dan dihadiri keluarga besar, sahabat, serta sejumlah rekan sesama artis. Setelah jenazah dimakamkan, keluarga dan para pelayat menggelar sesi foto bersama sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada almarhum.
Momen tersebut menjadi perhatian karena dilakukan dalam dua sesi. Kelompok pertama diikuti keluarga dan pelayat yang beragama Kristen. Setelah itu, keluarga serta sahabat Temon yang beragama Islam bergantian melakukan sesi foto bersama di area pemakaman.
Meski berlangsung dalam dua kelompok sesuai keyakinan masing-masing, suasana tetap penuh kehangatan dan saling menghormati. Perbedaan agama di tengah keluarga besar tidak mengurangi rasa duka maupun kebersamaan dalam mengantarkan Temon ke tempat peristirahatan terakhir.
Anak Ungkap Pesan yang Selalu Disampaikan Temon
Usai prosesi pemakaman, anak-anak Temon menyampaikan kenangan mereka kepada awak media. Riko dan Rika, anak tertua almarhum, mengatakan sang ayah selalu mengingatkan agar seluruh anaknya menjaga persaudaraan.
Menurut mereka, Temon berharap anak-anaknya terus saling mendukung dan menguatkan dalam menjalani kehidupan.
Bahkan, almarhum memiliki keinginan sederhana yang belum sempat terwujud, yakni melihat seluruh anaknya tinggal bersama dalam satu rumah.
"Ayah malah kepengennya anak-anak tinggal di satu rumah. Selama ini belum (tinggal satu rumah)," kata Rika.
"Yang Penting Halal dan Sesuai yang Disukai"
Rambu, salah satu putra Temon yang belum lama ini menyelesaikan pendidikan, mengaku masih sulit menerima kenyataan bahwa ayahnya telah meninggal dunia. Kepergian Temon yang terjadi secara mendadak masih menyisakan rasa kehilangan yang mendalam.
"Aku masih bingung sampai sekarang, tidak pernah menyangka ayah akan meninggal," ujarnya.
Rambu juga mengenang pesan terakhir ayahnya saat menghadiri acara wisudanya. Menurutnya, Temon tidak pernah memaksakan pilihan karier kepada anak-anaknya.
Sebaliknya, sang ayah hanya berpesan agar mereka memilih pekerjaan yang disukai selama dilakukan dengan cara yang baik dan halal.
"Ayah tidak memaksa harus berkarier di bidang apa. Ayah cuma bilang yang penting halal dan sesuai dengan yang aku suka," tutur Rambu.
Tinggalkan Sembilan Anak
Semasa hidupnya, Temon dikenal tidak hanya sebagai komedian yang mewarnai dunia hiburan Tanah Air, tetapi juga sebagai sosok ayah bagi keluarga besarnya.
Dari perjalanan rumah tangganya, Temon diketahui pernah menikah enam kali dan dikaruniai sembilan orang anak. Dari pernikahan terakhirnya dengan Mae, ia memiliki seorang anak yang hingga kini masih berusia kecil.
Kepergian Temon meninggalkan duka bagi keluarga dan sahabat. Namun, pesan tentang pentingnya menjaga kerukunan dan kebersamaan menjadi warisan yang terus dikenang oleh anak-anaknya. (*)
Editor : Ali SodiqinSumber : jawapos.com