Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Antusiasme Warga Membludak di Car Free Day Banyuwangi, Ruang Publik yang Hidupkan UMKM dan Layanan Publik

Mayang Dwi Febrianti • Minggu, 12 Juli 2026 | 10:31 WIB
Car Free Day di Jalan Ahmad Yani Banyuwangi kembali dipadati ribuan warga. (Mayang untuk Radar Banyuwangi)
Car Free Day di Jalan Ahmad Yani Banyuwangi kembali dipadati ribuan warga. (Mayang untuk Radar Banyuwangi)

RADARBANYUWANGI.ID - Kawasan Car Free Day (CFD) di sepanjang Jalan Ahmad Yani Banyuwangi kembali dipadati ribuan warga pada akhir pekan.

Kegiatan rutin yang berlangsung setiap Minggu mulai pukul 05.00 hingga 10.00 WIB itu tidak hanya menjadi ruang bagi masyarakat untuk berolahraga, tetapi juga berkembang sebagai pusat interaksi sosial sekaligus penggerak ekonomi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal.

Area bebas kendaraan bermotor tersebut membentang dari depan Kantor Bupati Banyuwangi hingga Simpang Satelit di sekitar SMP Negeri 1 Banyuwangi.

Penutupan sementara jalur protokol dilakukan agar masyarakat dapat menikmati suasana pagi dengan lebih leluasa tanpa terganggu lalu lintas kendaraan maupun polusi udara.

Sejak pagi, ruas jalan dipenuhi masyarakat dari berbagai kalangan usia.

Sebagian memilih berlari santai, bersepeda bersama komunitas, sementara lainnya mengikuti senam massal yang digelar di sejumlah titik.

Suasana yang ramai menjadikan kawasan tersebut sebagai ruang publik yang hidup dan menjadi pilihan warga untuk menghabiskan waktu bersama keluarga maupun teman.

Selain aktivitas olahraga, deretan stan kuliner menjadi salah satu magnet utama bagi pengunjung.

Beragam makanan tradisional khas Banyuwangi hingga jajanan modern dan menu bercita rasa internasional tersedia di sepanjang jalur CFD.

Kehadiran pelaku UMKM lokal memberi pilihan yang beragam bagi masyarakat sekaligus membuka peluang peningkatan penjualan bagi para pedagang.

Pemerintah daerah juga menghadirkan sejumlah stan layanan publik di beberapa titik.

Kehadiran layanan tersebut melengkapi fungsi CFD sebagai ruang yang tidak hanya berorientasi pada kesehatan, tetapi juga memberikan kemudahan akses pelayanan kepada masyarakat.

Antusiasme pengunjung pun diikuti berbagai masukan untuk penyelenggaraan kegiatan ke depan.

Sofy, 17, pelajar SMA di Banyuwangi, menilai suasana Car Free Day kini semakin menarik karena menawarkan lebih banyak aktivitas dibanding sebelumnya.

"CFD sekarang makin seru karena nggak cuma buat olahraga aja, tapi jajanannya juga lengkap banget. Cocok sih buat refreshing setelah seminggu full sekolah. Untuk harapannya sih tempat sampah portabelnya diperbanyak lagi di sudut-sudut jalan, supaya pengunjung nggak bingung pas mau buang bungkus makanan," ujarnya.

Pendapat serupa disampaikan Hafida, warga Kecamatan Kalipuro.

Menurutnya, keberadaan CFD menjadi sarana yang efektif untuk memperkenalkan sekaligus membantu pemasaran produk UMKM Banyuwangi.

"Senang banget bisa melihat produk UMKM lokal Banyuwangi dikasih tempat jualan kayak gini. Selain udaranya segar bebas polusi, kita juga bisa sekalian bantu melariskan jualan tetangga sendiri. Semoga acara ini terus jalan dan pembagian tempat pedagangnya dipertahankan biar tetap rapi dan nggak semrawut," katanya.

Konsistensi penyelenggaraan Car Free Day menjadikan kawasan Jalan Ahmad Yani sebagai salah satu ruang publik favorit masyarakat Banyuwangi.

Selain mendorong pola hidup sehat, kegiatan ini turut memperkuat aktivitas ekonomi lokal, membuka ruang promosi bagi UMKM, serta menjadi wadah interaksi sosial yang semakin diminati setiap akhir pekan.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#car free day Banyuwangi