Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Michelle Hadip, Desainer Muda Indonesia yang Tembus New York Indonesia Fashion Week Berkat Hobi Menggambar Sejak Kecil

Anisatul Septi Ramadhani • Sabtu, 4 Juli 2026 | 12:32 WIB
Michelle Hadip, Desainer Muda Indonesia yang berhasil menembus ajang New York Indonesia Fashion Week. (BaliExpress)
Michelle Hadip, Desainer Muda Indonesia yang berhasil menembus ajang New York Indonesia Fashion Week. (BaliExpress)

RADARBANYUWANGI.ID - Di saat sebagian besar remaja seusianya masih disibukkan dengan aktivitas sekolah, Michelle Davina Hadipranoto justru telah membawa karya busananya melenggang di panggung mode internasional. Desainer muda asal Jakarta yang akrab disapa Michelle Hadip itu menjadi salah satu desainer termuda Indonesia yang tampil dalam ajang New York Indonesia Fashion Week (NYIFW) pada September 2022.

Pencapaian tersebut bukan hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga menunjukkan bahwa talenta muda Indonesia mampu bersaing di industri fashion dunia. Melalui koleksi yang memadukan desain modern dengan sentuhan batik Nusantara, Michelle turut memperkenalkan identitas budaya Indonesia kepada publik internasional.

Michelle lahir di Jakarta pada 29 April 2009. Ketertarikannya terhadap dunia seni telah muncul sejak masih balita.

Saat berusia sekitar tiga tahun, ia mulai mengikuti kursus menggambar menggunakan krayon dan pensil warna. Namun, seiring waktu, Michelle menyadari dirinya lebih menikmati membuat sketsa dibandingkan mewarnai.

Dalam wawancara bersama Tribun Trends, Michelle mengaku perjalanan menuju dunia fashion berawal dari kegemarannya menggambar karakter dan pakaian.

"Awalnya aku memang suka gambar. Terus sempat les gambar, lalu les manga. Yang paling aku suka itu justru menggambar bajunya sama figurinenya. Dari situ Mama memasukkan aku ke les desain fashion," ujarnya, dikutip Sabtu (4/7/2026).

Ketertarikan tersebut perlahan berkembang menjadi keseriusan. Michelle mulai belajar membuat koleksi busana, mengenal berbagai jenis kain, hingga memahami proses kreatif dalam merancang pakaian.

Sebelum dikenal sebagai desainer, Michelle lebih dulu meniti karier sebagai model cilik. Ia mengikuti berbagai pemotretan katalog, menjadi model produk anak, hingga tampil dalam sejumlah fashion runway di Indonesia. Pengalaman berada di balik panggung fashion membuatnya semakin tertarik pada proses kreatif para desainer.

Michelle mengungkapkan, setiap mengikuti peragaan busana, ia selalu memperhatikan detail pakaian yang dikenakan para model.

"Kalau fashion show kan harus fitting dulu. Aku lihat baju-bajunya keren, modelnya beda-beda, warna-warnanya juga menarik. Dari situ aku mulai iseng bikin sketch collection sendiri," katanya.

Keinginan untuk menjadi model yang mengenakan hasil rancangannya sendiri akhirnya menjadi titik balik perjalanan kariernya.

"Aku berpikir, keren juga kalau aku jadi model yang memakai desain aku sendiri. Dari situ aku makin suka mendesain," tambahnya.

Michelle mengaku mulai benar-benar menekuni dunia fashion saat berusia sekitar 10 tahun. Ia mempelajari berbagai keterampilan penting, mulai dari fashion sketch, ilustrasi digital (digital art), pemilihan material, hingga teknik menjahit.

Di bawah bimbingan para mentor, kemampuan desainnya berkembang pesat. Ia mulai mampu menghasilkan karya dengan karakter elegan yang memadukan nuansa klasik dan modern.

Meski menjalani aktivitas sebagai pelajar, Michelle tetap mampu membagi waktu antara pendidikan dan pengembangan bakat. Dukungan keluarga menjadi salah satu faktor penting yang membuatnya terus berkembang hingga berani mengikuti berbagai kompetisi dan peragaan busana.

Sebelum tampil di New York, Michelle lebih dahulu mengasah pengalaman melalui berbagai ajang fashion di Indonesia. Beberapa di antaranya adalah Malang Fashion Week, Jogja Fashion Week, Surabaya Fashion Runway, Central Java Fashion Week, Indonesia Teen Fashion Week, hingga Sleman Recovery Moment.

Berbagai pengalaman tersebut membentuk kepercayaan dirinya sekaligus memperkaya kemampuan dalam memahami tren, teknik presentasi koleksi, hingga karakter pasar fashion.

Pengalaman itulah yang kemudian membawanya lolos proses kurasi untuk tampil bersama sejumlah desainer Indonesia dalam New York Indonesia Fashion Week.

Pada New York Indonesia Fashion Week 2022, Michelle memperkenalkan koleksi bertajuk "Jewels of The Ocean". 

Koleksi tersebut menghadirkan 12 busana siap pakai (ready to wear) yang didominasi warna biru dan putih sebagai representasi keindahan laut. Inspirasi tersebut kemudian dipadukan dengan motif batik Nusantara sehingga menghasilkan rancangan yang tetap menonjolkan identitas Indonesia.

Perpaduan unsur modern dengan budaya lokal menjadi daya tarik utama koleksi Michelle. Konsep tersebut mendapat apresiasi karena dinilai mampu menghadirkan wajah fashion Indonesia yang relevan dengan tren global tanpa meninggalkan akar budaya.

Keikutsertaannya di New York Indonesia Fashion Week sekaligus mengukuhkan Michelle sebagai salah satu desainer termuda Indonesia yang pernah tampil dalam ajang tersebut.

Perjalanan Michelle menunjukkan bahwa prestasi besar tidak selalu menunggu usia dewasa. Ketekunan belajar, keberanian mencoba hal baru, serta konsistensi mengembangkan kemampuan menjadi modal utama yang mengantarkannya menuju panggung internasional.

Di tengah persaingan industri kreatif yang semakin kompetitif, Michelle membuktikan bahwa bakat perlu dibarengi dengan disiplin dan proses belajar yang panjang. Perjalanan dari kelas menggambar, dunia modeling, hingga akhirnya menjadi desainer internasional merupakan hasil dari latihan yang dilakukan secara bertahap selama bertahun-tahun.

Keberhasilannya juga menjadi inspirasi bagi banyak anak muda Indonesia untuk berani mengembangkan potensi sejak dini. (*)

*) Penulis adalah siswa jurusan BCF 1 SMKN 1 Banyuwangi

Editor : Lugas Rumpakaadi
#Michelle Hadip #New York Indonesia Fashion Week #Desainer Muda Indonesia