Radarbanyuwangi.id - Aktor Hollywood Tom Holland akhirnya mengungkap alasan pribadi yang selama ini membuatnya berulang kali menolak tawaran menjadi pembawa acara Saturday Night Live. Pemeran Spider-Man itu mengaku kondisi disleksia berat yang dialaminya menjadi faktor utama di balik keputusan tersebut.
Pengakuan ini disampaikan Holland saat hadir dalam podcast Good Hang yang dipandu oleh Amy Poehler. Dalam perbincangan tersebut, Holland secara terbuka membahas ketakutan besarnya terhadap format acara live seperti SNL.
Menurut Holland, bagian yang paling menakutkan baginya adalah keharusan membaca naskah dari cue cards atau kartu isyarat yang bisa berubah secara mendadak selama siaran berlangsung. Situasi ini menjadi tantangan besar bagi dirinya.
Baca Juga: Ramalan Shio Hari Ini 30 Juni 2026, Waktunya Ambil Peluang atau Justru Menahan Diri?
Tom Holland menjelaskan bahwa sebenarnya ia tidak kesulitan membaca dalam kondisi normal. Namun, ketika harus membaca teks dengan suara keras di depan banyak orang, ia kerap mengalami hambatan mental yang membuatnya mendadak blank.
“Saya bisa membaca dengan baik, tetapi saat harus membacakannya keras-keras di depan orang banyak, rasanya seperti otak saya membeku,” ungkapnya.
Aktor yang didiagnosis disleksia sejak usia tujuh tahun itu mengatakan tim kreatif SNL sudah beberapa kali menghubunginya. Meski demikian, ia selalu menolak tawaran tersebut karena rasa cemas yang begitu besar terhadap kemungkinan salah membaca naskah saat siaran langsung.
Baca Juga: Ariana Grande Bergerak untuk Gaza, Salurkan Bantuan di Tengah Krisis Kemanusiaan
Holland bahkan menyebut sesi pembacaan naskah atau read-through sebagai salah satu momen paling menegangkan dalam seluruh proses pekerjaannya di industri film.
Untuk mengatasi kondisi tersebut, Holland memiliki cara tersendiri. Ia mengaku selalu menandai, mempelajari, dan menghafal dialognya terlebih dahulu sebelum proses pembacaan dimulai. Dengan begitu, ia tidak perlu sepenuhnya membaca dari awal dan cukup melihat sekilas untuk mengingat alur dialog.
Di tengah cerita serius itu, Amy Poehler mencoba mencairkan suasana dengan candaan. Ia menyebut beberapa pembawa acara SNL di masa lalu bahkan pernah tampil dalam kondisi mabuk berat namun tetap mampu menjalankan acara dengan baik.
Menariknya, Tom Holland bukan satu-satunya aktor Marvel yang memiliki ketakutan serupa. Rekannya sesama bintang Marvel, Mark Ruffalo, juga pernah menolak tawaran menjadi host SNL dengan alasan yang hampir sama, yakni karena disleksia.
Pengakuan jujur Holland ini langsung menuai banyak respons positif dari publik. Banyak penggemar dan netizen memberikan dukungan atas keberaniannya berbicara secara terbuka mengenai disleksia.
Tak sedikit pula yang menilai keterbukaan Holland dapat menjadi inspirasi bagi banyak orang dengan kondisi serupa. Kisahnya membuktikan bahwa seseorang tetap bisa meraih kesuksesan besar meski harus menghadapi tantangan belajar yang tidak mudah.(*)
Editor : Titin Wulandari