Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Prilly Latuconsina Bongkar Pengalaman Mistis di Kirab Malam 1 Suro di Solo Tanpa Alas Kaki

Titin Wulandari • Jumat, 19 Juni 2026 | 14:00 WIB
KIRAB PUSAKA : Prilly Latuconsina rasakan pengalaman spiritual malam 1 suro di solo.(Instagram:@prillylatuconsina96)
KIRAB PUSAKA : Prilly Latuconsina rasakan pengalaman spiritual malam 1 suro di solo.(Instagram:@prillylatuconsina96)

Radarbanyuwangi.id - Aktris muda Prilly Latuconsina baru-baru ini membagikan pengalaman yang tak terlupakan saat mengikuti prosesi Kirab Pusaka Malam Satu Suro di Pura Mangkunegaran, Solo. Momen sakral tersebut menjadi pengalaman pertama bagi Prilly dalam mengenal lebih dekat tradisi spiritual khas Jawa yang sarat makna.

Meski tidak berasal dari suku Jawa, antusiasme Prilly untuk mengikuti ritual budaya tersebut begitu besar. Ia bahkan menjalani seluruh prosesi dengan penuh khidmat, termasuk berjalan kaki sejauh lima kilometer tanpa menggunakan alas kaki.

Pengalaman ini ternyata jauh berbeda dari bayangan Prilly sebelumnya. Selama ini, ia hanya mengetahui Kirab Malam Satu Suro melalui media sosial dan berbagai unggahan di internet. Namun saat merasakannya secara langsung, suasana yang ia temui benar-benar di luar ekspektasi.

Baca Juga: Konon Jadi Kesayangan Makhluk Gaib! Weton Tulang Wangi yang Memiliki Aroma Spiritual Sejak Lahir

Menurut Prilly, prosesi kirab berlangsung dalam keheningan total. Tidak ada suara percakapan, tidak ada keramaian, bahkan seluruh peserta diwajibkan untuk menjaga suasana tetap hening. Mereka juga tidak diperkenankan berbicara ataupun memegang handphone selama ritual berlangsung.

Suasana sunyi tersebut justru memberikan pengalaman spiritual yang mendalam bagi Prilly. Ia mengaku momen itu terasa seperti sesi meditasi yang sangat menenangkan.

Dalam keheningan sepanjang perjalanan, Prilly merasakan ruang untuk merenung dan berdialog dengan dirinya sendiri. Meski telapak kakinya sempat terasa panas akibat berjalan di atas permukaan aspal tanpa alas kaki, pengalaman itu justru memberinya sensasi refleksi yang luar biasa.

Secara fisik, ritual tersebut memang cukup melelahkan. Berjalan kaki sejauh lima kilometer tanpa alas kaki tentu menjadi tantangan tersendiri. Namun di balik rasa lelah itu, Prilly justru merasakan ketenangan batin yang sulit dijelaskan dengan kata-kata.

Baca Juga: Filosofi Jawa! Misteri Sedulur Papat Limo Pancer, Penjaga Gaib Manusia Sejak dalam Kandungan

Ia mengaku energinya seperti terisi kembali setelah mengikuti prosesi tersebut. Bahkan setelah sekitar satu setengah jam menjalani ritual dalam keheningan, kualitas tidurnya malam itu terasa jauh lebih nyenyak dari biasanya.

Bagi Prilly, pengalaman mengikuti Kirab Pusaka Malam Satu Suro bukan sekadar menghadiri tradisi budaya, melainkan juga menjadi perjalanan spiritual yang penuh makna. Ia merasa ritual tersebut memberinya pelajaran penting tentang ketenangan, kesabaran, dan bagaimana menjadi pribadi yang lebih membumi.

Pengalaman ini menjadi pengingat bagi Prilly bahwa di tengah hiruk-pikuk kehidupan modern, terkadang manusia perlu meluangkan waktu untuk diam, merenung, dan kembali terhubung dengan diri sendiri.

Dari ritual tradisional Jawa ini, Prilly membawa pulang hikmah berharga ketenangan sejati sering kali hadir justru dalam keheningan.(*)

Editor : Titin Wulandari
#Prilly Latuconsina #Kirab Malam 1 Suro #kirab pusaka