Radarbanyuwangi.id - Spekulasi yang beredar luas di media sosial mengenai sosok Giorgio Antonio Chandra akhirnya mendapat klarifikasi resmi dari PT Global Loyalty Indonesia. Perusahaan secara tegas membantah berbagai informasi yang menyebut Giorgio sebagai Chief Executive Officer (CEO) sekaligus pemilik perusahaan.
Melalui pernyataan resmi yang disampaikan lewat akun Instagram perusahaan, gli.id, manajemen PT Global Loyalty Indonesia menegaskan bahwa kabar tersebut tidak sesuai dengan fakta dan termasuk informasi yang menyesatkan publik.
Dalam klarifikasinya, perusahaan menjelaskan bahwa Giorgio Antonio Chandra tidak memiliki hubungan struktural apa pun dengan PT Global Loyalty Indonesia. Ia juga tidak tercatat sebagai bagian dari jajaran manajemen, tidak menduduki posisi eksekutif, serta tidak memiliki kepemilikan saham di perusahaan tersebut.
Pernyataan ini dikeluarkan untuk meluruskan berbagai spekulasi yang berkembang di dunia maya setelah muncul sejumlah unggahan yang mengaitkan Giorgio dengan kepemimpinan perusahaan. Menurut pihak perusahaan, informasi tersebut telah menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.
PT Global Loyalty Indonesia juga memberikan penjelasan terkait kemunculan Giorgio Antonio di lingkungan kantor perusahaan pada tahun 2025. Kehadirannya saat itu disebut semata-mata sebagai bintang tamu dalam sebuah kegiatan atau acara yang diselenggarakan perusahaan.
Baca Juga: Drama Baru Leslar! Rizky Billar Ancam Laporkan Akun yang Sebar Isu Perselingkuhan dengan Asila Maisa
Manajemen menegaskan bahwa kehadiran tersebut tidak memiliki kaitan dengan kerja sama bisnis, jabatan tertentu, maupun keterlibatan dalam pengambilan keputusan perusahaan. Dengan kata lain, hubungan Giorgio dengan PT Global Loyalty Indonesia hanya sebatas tamu undangan dalam sebuah acara.
Klarifikasi ini menjadi perhatian publik karena muncul di tengah tingginya sorotan terhadap kehidupan pribadi Giorgio Antonio yang belakangan sering dikaitkan dengan Sarwendah. Popularitas keduanya membuat berbagai informasi mengenai Giorgio cepat menyebar dan menjadi bahan perbincangan di media sosial.
Namun demikian, PT Global Loyalty Indonesia berharap masyarakat dapat lebih bijak dalam menyikapi informasi yang beredar di internet. Perusahaan mengimbau publik untuk selalu mengacu pada sumber resmi sebelum mempercayai atau menyebarkan suatu informasi.
Melalui pernyataan tersebut, perusahaan juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah memberikan perhatian terhadap klarifikasi yang disampaikan. Mereka berharap penjelasan resmi ini dapat mengakhiri berbagai spekulasi yang berkembang dan mencegah munculnya kesalahpahaman baru di kemudian hari.
Dengan adanya klarifikasi ini, PT Global Loyalty Indonesia menegaskan kembali bahwa Giorgio Antonio Chandra bukan CEO, bukan bagian dari manajemen, dan bukan pemilik perusahaan sebagaimana yang ramai diberitakan di berbagai platform media sosial.(*)
Editor : Titin Wulandari