Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Tradisi Unik Musim Haji di Indonesia, Open House Jemaah dan Boneka Unta yang Viral Gegerkan Media Sosial

Titin Wulandari • Selasa, 9 Juni 2026 | 12:12 WIB
Ilustrasi : Tradisi musim haji yang selalu bikin rindu oleh-oleh satu RT hingga cerita yang tak ada habisnya.(AI)
Ilustrasi : Tradisi musim haji yang selalu bikin rindu oleh-oleh satu RT hingga cerita yang tak ada habisnya.(AI)

Radarbanyuwangi.id - Musim haji bukan hanya menjadi momen spiritual bagi umat Islam yang berkesempatan menunaikan ibadah ke Tanah Suci. Di Indonesia, kepulangan jemaah haji juga melahirkan berbagai tradisi unik yang sudah berlangsung turun-temurun dan menjadi bagian dari budaya masyarakat.

Setiap tahun, suasana kampung atau lingkungan tempat tinggal jemaah haji yang baru pulang selalu berubah menjadi lebih meriah. Kehadiran mereka seolah membawa sedikit nuansa Makkah dan Madinah ke tengah-tengah masyarakat.

Salah satu tradisi yang paling melekat adalah kebiasaan membagikan oleh-oleh kepada keluarga, tetangga, hingga warga satu RT.

Baca Juga: Pengalaman Langka di Tanah Suci, Jemaah Haji Banyuwangi Nikmati Susu Unta Segar

1.   Oleh-Oleh Haji

Bagi sebagian besar masyarakat Indonesia, pulang dari haji rasanya belum lengkap jika tidak membawa oleh-oleh. Menariknya, oleh-oleh tersebut bukan hanya diperuntukkan bagi keluarga dekat, tetapi juga untuk tetangga, sahabat, hingga rekan kerja.

Air zamzam menjadi oleh-oleh yang paling diburu. Banyak orang percaya air suci tersebut memiliki keberkahan tersendiri karena berasal dari Tanah Suci. Selain itu, kurma berbagai jenis juga hampir selalu hadir dalam setiap bingkisan haji.

Tak hanya makanan dan minuman, jemaah biasanya membawa tasbih, sajadah, peci, parfum khas Arab, hingga gantungan kunci bergambar Ka'bah sebagai kenang-kenangan.

Tak jarang, jumlah oleh-oleh yang dibeli sangat banyak karena harus dibagikan kepada puluhan bahkan ratusan orang. Fenomena “oleh-oleh satu RT” pun menjadi tradisi yang sudah sangat akrab di masyarakat Indonesia.

Baca Juga: Lagi, Jamaah Haji Banyuwangi Wafat di Makkah, Total Meninggal Jadi Empat Orang

2.   Baru Duduk Lima Menit, Langsung Diminta Cerita Pengalaman Haji

Tradisi unik lainnya adalah sesi berbagi cerita yang hampir tidak bisa dihindari oleh para jemaah yang baru pulang.

Begitu tamu datang dan berbincang beberapa menit, pertanyaan seputar pengalaman selama berada di Makkah dan Madinah biasanya langsung bermunculan.

Mulai dari cerita pertama kali melihat Ka’bah, pengalaman menjalani puncak ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina, hingga suasana Masjid Nabawi yang membuat banyak orang terharu.

Tak sedikit jemaah yang harus mengulang cerita yang sama berkali-kali karena tamu yang datang terus bergantian setiap hari.

Meski melelahkan, momen ini justru menjadi sarana berbagi pengalaman spiritual yang berharga kepada masyarakat yang belum pernah menginjakkan kaki di Tanah Suci.

3.   Rumah Mendadak Jadi Open House Selama Berhari-hari

Kepulangan jemaah haji juga identik dengan rumah yang mendadak ramai. Jika biasanya suasana rumah cenderung tenang, setelah pemilik rumah kembali dari Tanah Suci, kondisi berubah drastis. Tamu berdatangan sejak pagi hingga malam hari untuk bersilaturahmi sekaligus mengucapkan selamat.

Baca Juga: Doa untuk Orang yang Baru Pulang Haji Lengkap Arab, Latin, dan Artinya, Ini Ucapan dan Adab Menyambut Jamaah Haji

Di beberapa daerah, tradisi ini bahkan bisa berlangsung hampir satu minggu penuh. Kursi tambahan disiapkan, makanan ringan tersedia setiap saat, dan pintu rumah nyaris tidak pernah tertutup.

Fenomena ini membuat banyak orang menyebut rumah jemaah haji sebagai “open house dadakan” yang berlangsung jauh lebih lama dibandingkan perayaan hari raya biasa.

4.   Aroma Madinah yang Terasa di Setiap Sudut Rumah

Hal unik lain yang sering menjadi perhatian adalah aroma khas yang dibawa dari Tanah Suci. Parfum non-alkohol khas Arab, minyak wangi oud, bakhoor, dan berbagai wewangian Timur Tengah sering memenuhi ruangan rumah jemaah haji.

Aroma tersebut menciptakan suasana yang berbeda dan membuat banyak tamu merasa seolah sedang berada di sekitar kawasan Madinah.

Tak heran jika banyak orang mengaku langsung teringat suasana ibadah ketika mencium wangi khas yang memenuhi rumah para jemaah yang baru pulang.

Baca Juga: Innalillahi, Jamaah Haji Banyuwangi Wafat Usai Salat Subuh di Tanah Suci, Tak Sempat Keluhkan Sakit

5.   Boneka Unta, Oleh-Oleh Favorit untuk Anak dan Cucu

Jika orang dewasa biasanya menantikan kurma dan air zamzam, anak-anak memiliki daftar oleh-oleh favorit mereka sendiri.

Boneka unta menjadi salah satu barang yang paling sering dibawa pulang dari Arab Saudi. Bentuknya yang lucu dan identik dengan gurun pasir membuat boneka ini selalu menjadi incaran anak-anak dan cucu yang menunggu kepulangan anggota keluarga dari haji.

Selain boneka unta, banyak jemaah juga membawa mainan khas Timur Tengah, gantungan kunci unik, hingga pernak-pernik bergambar Ka'bah untuk membuat anak-anak ikut merasakan kebahagiaan momen kepulangan haji.

Tradisi yang menjadi simbol kebersamaan. Di balik berbagai kebiasaan unik tersebut, tradisi musim haji sejatinya mencerminkan kuatnya nilai kebersamaan dalam masyarakat Indonesia.

Oleh-oleh yang dibagikan, cerita yang terus diulang, rumah yang dipenuhi tamu, hingga boneka unta untuk anak-anak bukan sekadar kebiasaan biasa. Semua itu menjadi bentuk rasa syukur sekaligus cara berbagi kebahagiaan setelah menunaikan salah satu rukun Islam.

Karena itulah, setiap musim haji selalu menghadirkan cerita-cerita hangat yang dirindukan banyak orang. Bukan hanya tentang perjalanan spiritual ke Tanah Suci, tetapi juga tentang eratnya hubungan sosial yang terjalin saat seorang jemaah kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.(*)

Editor : Titin Wulandari
#oleh-oleh haji #tradisi musim haji #tradisi unik jemaah haji Indonesia #boneka unta viral