Radarbanyuwangi.id - Momen kelulusan sekolah biasanya menjadi hari yang penuh kebahagiaan bagi seorang anak dan keluarganya. Namun, pengalaman berbeda justru dialami penyanyi muda Farel Prayoga saat merayakan kelulusannya dari jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Di tengah suasana wisuda yang seharusnya menjadi perayaan istimewa, Farel harus menerima kenyataan bahwa ayah kandungnya tidak hadir untuk mendampinginya. Acara kelulusan tersebut justru dihadiri oleh keluarga manajernya, Muhammad Rais, yang selama ini disebut Farel sebagai sosok yang selalu berada di sisinya.
Farel mengungkapkan bahwa ayah kandungnya, Joko Suyoto, yang tinggal di Banyuwangi, tidak datang karena tidak bersedia menjalankan peran sebagai wali murid. Situasi tersebut menjadi salah satu alasan yang membuat hubungan keduanya semakin renggang.
Menurut pengakuan Farel, keputusan untuk memutus komunikasi dengan sang ayah bukanlah hal yang terjadi secara tiba-tiba. Ia mengaku sudah lama merasa kurang mendapatkan perhatian, terutama dalam urusan pendidikan dan kehidupan sehari-harinya.
Baca Juga: Komarong Siap Guncang Dunia! Animasi Fantasi Budaya Indonesia Ini Digadang Jadi Kelas Internasional
Di tengah absennya sosok ayah kandung, Muhammad Rais hadir sebagai figur yang memberikan dukungan penuh. Tak hanya berperan sebagai manajer, Rais disebut kerap mengurus berbagai kebutuhan sekolah Farel, mulai dari menjadi wali murid hingga mengantar dan menjemputnya dalam berbagai aktivitas pendidikan.
Kedekatan tersebut membuat Farel menganggap Muhammad Rais sebagai ayah pengganti yang selalu memberikan perhatian dan pendampingan ketika dibutuhkan. Dukungan yang konsisten itulah yang membuat penyanyi muda tersebut tetap mampu menjalani pendidikan sambil meniti karier di dunia hiburan.
Meski menyimpan kekecewaan terhadap hubungan dengan ayah kandungnya, Farel memilih untuk tetap bersyukur atas kehadiran orang-orang yang selama ini memberikan dukungan dan kasih sayang dalam hidupnya.
Kisah yang dialami Farel Prayoga pun menjadi perhatian publik. Di balik kesuksesannya sebagai penyanyi muda berbakat, tersimpan cerita mengenai dinamika keluarga yang tidak mudah. Kehadiran sosok manajer yang mengambil peran layaknya seorang ayah menjadi warna tersendiri dalam perjalanan hidup dan kariernya.
Perjalanan Farel menunjukkan bahwa dukungan dan perhatian tidak selalu datang dari hubungan darah semata. Terkadang, sosok yang selalu hadir dan memberikan pendampingan justru menjadi keluarga dalam arti yang sesungguhnya.(*)
Editor : Titin Wulandari