Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Viral Lagu “MBG Mas Bahlil Ganteng”, Golkar Anggap Kreativitas Netizen dan Hiburan Medsos

Ali Sodiqin • Kamis, 28 Mei 2026 | 18:33 WIB
Lagu viral “MBG Mas Bahlil Ganteng” ramai digunakan di TikTok dan Instagram Reels. (JawaPos.com)
Lagu viral “MBG Mas Bahlil Ganteng” ramai digunakan di TikTok dan Instagram Reels. (JawaPos.com)

RADARBANYUWANGI.ID - Fenomena lagu viral kembali mengguncang media sosial. Kali ini, lagu berjudul “MBG Mas Bahlil Ganteng” ramai berseliweran di TikTok dan berbagai platform digital setelah digunakan ribuan pengguna untuk konten hiburan, meme, hingga video parodi.

Lagu bernuansa humor tersebut menjadi trending dalam beberapa hari terakhir karena liriknya yang unik, absurd, dan mudah melekat di telinga. Potongan audio lagu bahkan terus diunggah ulang oleh pengguna media sosial dan dipakai dalam berbagai format konten kreatif.

Konten viral itu diduga dibuat oleh kreator akun TikTok @vokaliz_netizen, akun yang dikenal sering mengubah komentar-komentar warganet menjadi lagu ringan bernada jenaka. Gaya khas tersebut membuat sejumlah karya mereka kerap masuk arus tren media sosial Indonesia.

Dalam lagu “MBG Mas Bahlil Ganteng”, sosok Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sekaligus Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, menjadi pusat perhatian melalui lirik-lirik satir ringan yang dikemas sebagai hiburan digital.

Nuansa santai khas budaya internet membuat lagu itu cepat menyebar. Tidak sedikit pengguna TikTok memanfaatkan audio tersebut sebagai backsound video lucu, editan wajah, hingga konten keseharian yang dikaitkan dengan tren “sound viral”.

Fenomena tersebut ikut memancing respons dari elite Partai Golkar. Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Sarmuji, menilai viralnya lagu itu tidak perlu dipersoalkan karena merupakan bagian dari kreativitas masyarakat digital.

“Itu kan justru berasal dari kreativitas netizen sebagai salah satu bentuk penghargaan netizen atas kerja keras Pak Bahlil,” kata Sarmuji kepada wartawan, Selasa (26/5).

Menurut dia, kemunculan lagu-lagu humor politik di media sosial merupakan hal lazim di era digital saat ini. Publik, kata dia, kini semakin ekspresif dalam menyampaikan opini maupun apresiasi terhadap tokoh publik melalui format hiburan.

Sarmuji menilai respons netizen melalui musik, meme, maupun potongan audio viral merupakan bagian dari dinamika komunikasi politik modern yang berkembang di media sosial.

“Sekarang kan memang eranya konten kreatif. Jadi menurut saya biasa saja dan tidak perlu ditanggapi berlebihan,” ujarnya.

Ia juga menanggapi munculnya sejumlah akun yang berafiliasi dengan Partai Golkar yang ikut menggunakan lagu tersebut dalam unggahan mereka di media sosial. Menurutnya, hal itu sesuatu yang wajar karena para pengelola akun juga merupakan bagian dari pengguna media sosial.

“Kalau ada akun Golkar yang ikut meramaikan, ya wajar saja, mereka bagian dari netizen juga,” tambahnya.

Lebih lanjut, Sarmuji menegaskan Partai Golkar tidak merasa terganggu dengan viralnya lagu “MBG Mas Bahlil Ganteng”. Justru, menurut dia, lagu tersebut menghadirkan hiburan di tengah padatnya arus informasi di media sosial.

“Ya nggak masalah. Silakan saja. Lagunya terkesan menghibur juga,” pungkasnya.

Belakangan, tren lagu-lagu berbasis potongan komentar netizen memang semakin populer di TikTok. Format tersebut dinilai mudah viral karena memiliki unsur humor spontan, repetitif, dan dekat dengan kultur internet anak muda.

Selain itu, algoritma media sosial yang mendorong penggunaan audio populer juga membuat lagu-lagu bernuansa komedi cepat menjangkau audiens luas dalam waktu singkat.

Fenomena “MBG Mas Bahlil Ganteng” menjadi contoh bagaimana tokoh politik kini tak hanya hadir dalam ruang formal pemerintahan, tetapi juga menjadi bagian dari budaya populer digital yang dikonsumsi publik setiap hari. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#lagu viral TikTok #MBG Mas Bahlil Ganteng #Sarmuji #bahlil lahadalia #partai golkar