Berdasarkan dokumen yang diungkap melalui sistem pengungkapan elektronik Badan Pengawas Keuangan Korea Selatan pada 9 Mei, OA Entertainment tercatat membayar Jennie sebesar 9,5 miliar KRW sebagai biaya penyelesaian pada tahun lalu saja.
Jika digabungkan dengan pendapatan sebesar 14,3 miliar KRW pada 2024, total akumulasi penghasilan Jennie dalam dua tahun terakhir mencapai 23,8 miliar KRW. Jennie diketahui mendirikan agensi pribadinya, OA Entertainment, pada November 2023 setelah tidak lagi berada di bawah manajemen solo eksklusif YG Entertainment.
Baca Juga: Pecah Tangis Bahagia! Al Ghazali dan Alyssa Daguise Resmi Sambut Putri Pertama, Namanya Jadi Sorotan
Menariknya, Jennie memiliki 100% saham OA Entertainment, sementara ibunya dipercaya menjabat sebagai CEO perusahaan tersebut. Langkah ini membuat Jennie memiliki kontrol penuh atas aktivitas solonya, yang dinilai secara signifikan meningkatkan porsi keuntungan yang ia terima dibandingkan sistem kontrak artis tradisional di industri hiburan.
Sejak berdiri, OA Entertainment berhasil menjaga kestabilan keuangan berkat berbagai aktivitas Jennie, mulai dari proyek musik, kerja sama iklan, penampilan publik, hingga berbagai aktivitas promosi global. Perusahaan tersebut mencatatkan pendapatan sebesar 18,9 miliar KRW pada 2024 dengan laba operasional sekitar 580 juta KRW.
Pada tahun 2025, pendapatan meningkat sekitar 26% menjadi 23,8 miliar KRW, meskipun laba operasional mengalami penurunan sekitar 33% menjadi 390 juta KRW.
Laporan juga mengungkapkan bahwa Jennie turut memberikan dukungan finansial pribadi kepada perusahaannya. Pinjaman pemegang saham OA Entertainment dilaporkan meningkat menjadi 2,86 miliar KRW pada akhir tahun lalu, atau lebih dari delapan kali lipat dibanding tahun sebelumnya.
Keberhasilan Jennie dalam mengelola OA Entertainment menunjukkan transformasi besar dalam kariernya dari idol K-Pop menjadi figur bisnis independen. Dengan kontrol penuh atas karier dan pendapatannya, Jennie kini menjadi salah satu contoh paling menonjol bagaimana artis Korea dapat membangun kekuatan finansial di luar sistem agensi tradisional.(*)
Editor : Titin Wulandari