Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Fantastis! Sony Music Incar Katalog Lagu Justin Bieber dan Neil Young, Nilainya Tembus Rp60 Triliun

Titin Wulandari • Senin, 11 Mei 2026 | 14:00 WIB
NEGOSIASI : Sony music incar katalog lagu justin bieber dan neil young.(Instagram: @lilbieber)
NEGOSIASI : Sony music incar katalog lagu justin bieber dan neil young.(Instagram: @lilbieber)

Radarbanyuwangi.id - Raksasa industri musik dunia, Sony Music Entertainment, dikabarkan tengah berada di tahap negosiasi penting untuk mengakuisisi katalog musik besar milik Blackstone Inc. Dalam portofolio tersebut, terdapat karya dari musisi ternama seperti Justin Bieber dan Neil Young.

Nilai transaksi yang sedang dibahas disebut mencapai USD 3,5 miliar hingga USD 4 miliar, menjadikannya salah satu potensi kesepakatan terbesar dalam sejarah industri musik global. Mengutip laporan Bloomberg, Sony Music saat ini tengah melakukan negosiasi eksklusif untuk mengakuisisi Recognition Music Group, sebuah perusahaan pengelola hak cipta musik yang berada di bawah naungan Blackstone.

Dalam prosesnya, Sony bekerja sama dengan dana kekayaan negara Singapura, GIC Private Limited, untuk membentuk skema pembelian bersama. Recognition Music Group diketahui mengelola hak atas lebih dari 45.000 lagu, menjadikannya salah satu portofolio musik terbesar di dunia. Meski sudah memasuki tahap lanjutan, kesepakatan ini masih bersifat dinamis dan bisa berubah hingga finalisasi dilakukan.

Baca Juga: Pecah Tangis Bahagia! Al Ghazali dan Alyssa Daguise Resmi Sambut Putri Pertama, Namanya Jadi Sorotan

Sebelumnya, sejumlah pihak lain juga sempat menunjukkan minat untuk membeli Recognition Music Group, bahkan dengan tawaran yang lebih tinggi. Namun, Blackstone tetap melanjutkan pembicaraan dengan Sony, yang sebelumnya sudah memiliki hubungan pengelolaan katalog tersebut melalui divisi penerbitannya.

Recognition sendiri merupakan bagian dari portofolio besar hak cipta musik yang dikembangkan melalui Hipgnosis Songs Management. Perusahaan ini sebelumnya telah mengakuisisi berbagai katalog besar, termasuk katalog Justin Bieber senilai lebih dari USD 200 juta, serta lagu-lagu milik Justin Timberlake dengan nilai lebih dari USD 100 juta.

Langkah Sony ini mempertegas tren global di industri musik, di mana hak cipta lagu kini menjadi aset investasi bernilai tinggi. Persaingan antara perusahaan musik besar dan investor keuangan semakin ketat dalam menguasai katalog lagu yang menghasilkan pendapatan jangka panjang dari streaming, lisensi, hingga penggunaan komersial.

Jika kesepakatan ini berhasil, maka transaksi tersebut akan menjadi salah satu akuisisi katalog musik terbesar yang pernah terjadi, sekaligus memperkuat dominasi Sony Music dalam industri musik dunia.(*)

Editor : Titin Wulandari
#Justin Bieber #hak cipta lagu #Sony Music akuisisi katalog musik