Profil Desi Prakasiwi: Srikandi DPRD Banyuwangi Penjaga Denyut Ekonomi dan Pembela UMKM

Ali Sodiqin • Dipublikasikan Selasa, 21 April 2026 | 07:00 WIB
Desi Prakasiwi: Menjaga Denyut Ekonomi Banyuwangi. (Dok. Radar Banyuwangi)
Desi Prakasiwi: Menjaga Denyut Ekonomi Banyuwangi. (Dok. Radar Banyuwangi)

RADARBANYUWANGI.ID – Di tengah dinamika kebijakan dan tekanan ekonomi daerah, sosok Desi Prakasiwi tampil sebagai figur yang tak sekadar bicara angka.

Ia menjaga denyut ekonomi Banyuwangi tetap hidup—dengan pendekatan yang tak hanya rasional, tetapi juga penuh empati.

Semangat emansipasi yang diwariskan Raden Ajeng Kartini seolah menemukan bentuk baru dalam kiprah Desi.

Jika Kartini dahulu menyalakan pelita kesetaraan, kini Desi melanjutkannya di ruang-ruang kebijakan, memastikan perempuan turut menentukan arah pembangunan.

Baca Juga: Jaksa Agung: Jaga Desa Jadi Garda Depan Cegah Korupsi dan Penyimpangan di Desa

Sebagai anggota Komisi II DPRD Banyuwangi, Desi berada di jantung pengambilan keputusan ekonomi.

Ia mengawal kebijakan yang berkaitan dengan anggaran, perdagangan, hingga penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Namun, bagi Desi, kebijakan bukan sekadar angka dalam dokumen. Di balik setiap keputusan, ia melihat wajah-wajah masyarakat: pelaku UMKM yang berjuang menjaga usahanya tetap berjalan, keluarga yang menggantungkan hidup pada stabilitas ekonomi, hingga warga kecil yang membutuhkan keberpihakan nyata.

“Ia hadir di antara angka-angka anggaran yang kerap terasa dingin, lalu menghangatkannya dengan perspektif kemanusiaan.”

Baca Juga: MUI Kritik Penguburan Ikan Sapu-Sapu Hidup-Hidup, Pemprov DKI Siap Evaluasi Metode demi Keseimbangan Ekosistem dan Prinsip Kesejahteraan Hewan

Pendekatan itu membuat Desi berjalan di dua dunia sekaligus. Di satu sisi, ia berada di ruang rapat dengan analisis kebijakan yang terukur.

Di sisi lain, ia aktif turun ke lapangan, menyerap aspirasi langsung dari masyarakat.

Ia mendengar keluhan pelaku usaha kecil, memahami tantangan warga, dan menjadikan suara-suara tersebut sebagai dasar dalam memperjuangkan kebijakan yang lebih adil dan inklusif.

Tak hanya di legislatif, Desi juga mengemban amanah sebagai Bendahara DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) Banyuwangi.

Baca Juga: Pemerintah Perbarui Data Bansos Harian, Begini Cara Cek Penerima Bansos Secara Online dan Offline

Peran ini menuntut ketelitian tinggi serta tanggung jawab besar dalam menjaga kepercayaan organisasi.

Namun, pengabdian Desi tidak berhenti di ranah politik. Ia juga aktif dalam berbagai kegiatan sosial kemanusiaan.

Dalam komunitas ambulans, ia terlibat langsung membantu warga yang membutuhkan penanganan cepat, terutama dalam situasi darurat.

Di sisi lain, Desi juga hadir di ruang kreatif anak muda. Melalui komunitas sound horeg Banyuwangi, ia berupaya mengarahkan energi generasi muda agar tetap produktif, kreatif, dan berpijak pada nilai kebersamaan.

Baca Juga: Pemerintah Kebut Pembangunan 35 Ribu Kopdes Merah Putih, Ribuan Unit Siap Operasi

Langkah-langkah tersebut menjadikan Desi sebagai potret perempuan masa kini yang tidak hanya berperan, tetapi juga menentukan arah pembangunan.

“Perempuan tidak hanya hadir dalam pembangunan, tetapi juga menentukan arah. Dan saya memilih berdiri di sana, mengawal kepentingan rakyat,” ujarnya.

Dari ruang sidang hingga lapangan, dari angka anggaran hingga aksi kemanusiaan, Desi Prakasiwi membuktikan bahwa perempuan bukan sekadar pelengkap.

Mereka adalah denyut yang menghidupkan pembangunan—pelan, pasti, dan berdampak nyata bagi masyarakat. (sgt)

Editor : Ali Sodiqin
ekonomi banyuwangi tokoh perempuan Banyuwangi DPRD Banyuwangi Desi Prakasiwi UMKM Banyuwangi