Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Profil Siti Mafrochatin Ni’mah: Wakil Ketua DPRD Banyuwangi, Pejuang Pendidikan dan Pemberdayaan Perempuan

Ali Sodiqin • Selasa, 21 April 2026 | 06:00 WIB
Siti Mafrochatin Ni’mah: Pemimpin Tangguh, Pejuang Perempuan, dan Pendidik Berdedikasi. (Dok. Radar Banyuwangi)
Siti Mafrochatin Ni’mah: Pemimpin Tangguh, Pejuang Perempuan, dan Pendidik Berdedikasi. (Dok. Radar Banyuwangi)

RADARBANYUWANGI.ID – Semangat emansipasi yang diwariskan Raden Ajeng Kartini menemukan relevansinya dalam sosok Siti Mafrochatin Ni’mah.

Tak sekadar menjadi simbol, nilai perjuangan itu ia terjemahkan dalam kerja nyata di bidang politik, pendidikan, hingga pemberdayaan perempuan dan anak di Banyuwangi.

Kini, Ni’mah mengemban amanah sebagai Wakil Ketua DPRD Banyuwangi periode 2024–2029 dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Baca Juga: Aktivitas Gunung Slamet Meningkat, Pendakian Ditutup dalam Radius 3 Kilometer

Jabatan tersebut menjadi kelanjutan dari perjalanan panjangnya di dunia politik dan sosial yang telah ia geluti lebih dari dua dekade.

Perempuan yang dikenal vokal dalam isu-isu kerakyatan ini telah menjadi anggota DPRD sejak 2014.

Namun kiprahnya jauh melampaui panggung legislatif. Ia aktif dalam berbagai organisasi kemasyarakatan dan keagamaan, khususnya yang berfokus pada pemberdayaan perempuan.

Ni’mah pernah memimpin PC Fatayat NU Banyuwangi selama dua periode, yakni 2004–2016.

Selain itu, ia juga tercatat pernah menjabat sebagai Ketua Ikatan Istri Dokter Indonesia (IIDI) Banyuwangi pada 1998–2001. 

Baca Juga: Susi Pudjiastuti Usul Pemanfaatan Ikan Sapu-Sapu Jadi Pakan dan Pupuk, Respons Kritik Metode Penguburan di Jakarta

Dari berbagai peran tersebut, ia konsisten mengawal isu-isu krusial seperti perceraian, pernikahan anak, hingga kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Komitmennya terhadap masa depan generasi muda juga diwujudkan melalui dunia pendidikan.

Berbekal latar belakang di bidang pendidikan dan kesehatan, Ni’mah mendirikan lembaga pendidikan yang menitikberatkan pada pembentukan karakter serta penguatan nilai-nilai keagamaan melalui program tahfidz Al-Qur’an.

Langkah ini menjadi bagian dari visinya mencetak generasi Banyuwangi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki fondasi spiritual yang kuat.

Di ranah kebijakan, Ni’mah membawa misi besar: memastikan seluruh anak di Banyuwangi memiliki akses pendidikan yang setara.

Baca Juga: Profil Febrio Kacaribu, Dirjen Kemenkeu yang kini jadi Komisaris BNI

Ia aktif mendorong agar berbagai program pendidikan yang telah disiapkan pemerintah daerah benar-benar dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.

“Harapannya tidak ada lagi anak Banyuwangi yang tidak mengenyam pendidikan hingga jenjang tinggi,” ujarnya.

Tak hanya itu, ia juga menegaskan pentingnya kesetaraan gender dalam berbagai sektor kehidupan.

Menurutnya, perempuan harus memiliki kesempatan yang sama dengan laki-laki, baik dalam pendidikan, pekerjaan, maupun ruang publik lainnya.

Ia juga menaruh perhatian besar terhadap perlindungan korban kekerasan, khususnya perempuan dan anak.

Baca Juga: LATIHAN SOAL SNBT 2026 LENGKAP: TPS, Literasi, dan Penalaran Matematika

Ni’mah menilai, keterlibatan perempuan dalam dunia politik dan hukum menjadi kunci untuk memperjuangkan kebijakan yang lebih berpihak.

“Perempuan tentu lebih memahami persoalan perempuan, sehingga bisa lebih maksimal dalam memperjuangkan kepentingan mereka,” tegasnya.

Dengan kombinasi pengalaman, kepemimpinan, dan kepedulian sosial, Siti Mafrochatin Ni’mah menjadi salah satu figur perempuan Banyuwangi yang terus bergerak di garis depan—memperjuangkan kesetaraan, pendidikan, dan masa depan generasi penerus. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#pendidikan Banyuwangi #Siti Mafrochatin Ni’mah #perempuan Banyuwangi #tokoh perempuan #DPRD Banyuwangi