Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Facebook Luncurkan Creator Fast Track, Kreator Bisa Raup Hingga Rp 50 Juta per Bulan

Ali Sodiqin • Jumat, 27 Maret 2026 | 06:50 WIB
Facebook hadirkan Creator Fast Track, program monetisasi baru dengan bayaran hingga Rp 50 juta per bulan untuk kreator dari TikTok dan YouTube. (JawaPos.com)
Facebook hadirkan Creator Fast Track, program monetisasi baru dengan bayaran hingga Rp 50 juta per bulan untuk kreator dari TikTok dan YouTube. (JawaPos.com)

RADARBANYUWANGI.ID – Facebook kembali menggebrak industri media sosial dengan meluncurkan program monetisasi terbaru bertajuk Creator Fast Track.

 Program ini dirancang untuk menarik kreator konten besar agar mulai aktif mengunggah karya mereka di platform tersebut.

Lewat program ini, Facebook menawarkan insentif finansial yang cukup menggiurkan. Kreator yang memenuhi syarat bisa memperoleh bayaran tetap selama tiga bulan, sembari membangun audiens di platform tersebut.

Program Creator Fast Track secara khusus menyasar kreator yang sudah memiliki basis pengikut besar di platform lain, seperti TikTok dan YouTube. Dengan demikian, mereka tidak perlu memulai dari nol ketika bergabung di Facebook.

Melalui skema ini, kreator dapat memanfaatkan distribusi konten Reels untuk memperluas jangkauan serta mempercepat pertumbuhan jumlah pengikut. Selain itu, Facebook juga memberikan kepastian pendapatan di tahap awal.

“Kami ingin dapat menjawab kekhawatiran kreator bahwa akan sulit untuk bergabung dengan Facebook,” ujar Yair Livne, seperti dikutip dari TechCrunch, Sabtu (21/3/2026).

Dalam program tersebut, kreator dengan minimal 100 ribu pengikut di Instagram, TikTok, atau YouTube berpotensi mendapatkan bayaran sebesar USD 1.000 atau sekitar Rp 17 juta per bulan.

Sementara itu, kreator dengan lebih dari 1 juta pengikut bisa meraup hingga USD 3.000 atau sekitar Rp 50 juta per bulan.

Tak hanya menawarkan insentif awal, Facebook juga memberikan kemudahan akses terhadap fitur monetisasi. Kreator yang lolos program tidak diwajibkan memenuhi syarat umum seperti batas minimal jumlah pengikut di Facebook.

Artinya, mereka tetap bisa memperoleh penghasilan dari konten yang diunggah, bahkan setelah program tiga bulan tersebut berakhir.

Livne menambahkan, Facebook juga akan terus memberikan dukungan kepada kreator yang membutuhkan waktu lebih lama untuk membangun audiens. Meski bonus uang hanya berlaku selama tiga bulan, distribusi konten akan tetap didorong agar kreator bisa menemukan pasar mereka.

“Kami akan terus mendukung jangkauan konten kreator hingga mereka benar-benar menemukan audiensnya,” imbuhnya.

Sebagai bagian dari pengumuman tersebut, Facebook juga memaparkan capaian monetisasi sepanjang tahun lalu. Perusahaan yang didirikan oleh Mark Zuckerberg ini mengungkap telah membayarkan hampir USD 3 miliar kepada kreator sepanjang 2025.

Angka tersebut meningkat sekitar 35 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Selain itu, jumlah kreator yang mampu menghasilkan lebih dari USD 10.000 per tahun juga naik sekitar 30 persen secara tahunan.

Menariknya, sekitar 60 persen dari total pembayaran kepada kreator berasal dari konten Reels. Sisanya didistribusikan untuk konten lain seperti Stories, foto, dan teks.

Langkah ini menegaskan persaingan ketat antarplatform media sosial dalam merebut perhatian kreator. Dengan insentif besar dan kemudahan monetisasi, Facebook berupaya memperkuat posisinya di tengah dominasi konten video pendek yang kini dikuasai oleh platform lain.

Program Creator Fast Track pun diprediksi akan menjadi magnet baru bagi para kreator digital, khususnya mereka yang ingin memperluas jangkauan sekaligus meningkatkan potensi pendapatan di ekosistem media sosial. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#monetisasi #tiktok #youtube #facebook #Creator Fest