RADARBANYUWANGI.ID - Nama Doktif mendadak ramai diperbincangkan publik setelah kasus hukum yang melibatkan dokter sekaligus YouTuber Richard Lee mencuat ke permukaan.
Sosok wanita yang dikenal sebagai Dokter Detektif itu menjadi pelapor dalam kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen yang menyeret nama Richard Lee.
Kasus tersebut bahkan berujung pada penahanan terhadap Richard Lee oleh penyidik Polda Metro Jaya setelah menjalani pemeriksaan intensif pada Jumat malam (6/3/2026).
Seiring berkembangnya kasus tersebut, publik pun mulai penasaran dengan siapa sebenarnya sosok Doktif yang berada di balik laporan tersebut.
Dokter Kecantikan yang Terjun ke Dunia Konten
Doktif memiliki nama asli Samira Farahnaz. Ia merupakan dokter kecantikan yang cukup lama berkecimpung di dunia estetika medis.
Perempuan kelahiran 12 Januari 1981 itu diketahui berasal dari Surabaya, Jawa Timur. Dalam perjalanan kariernya, Samira telah lebih dari satu dekade terlibat dalam industri kecantikan.
Selain berprofesi sebagai dokter, ia juga dikenal sebagai pengusaha di bidang kecantikan. Doktif disebut memiliki beberapa klinik kecantikan yang beroperasi di Indonesia serta terlibat dalam penjualan produk skincare.
“Iya dong punya (klinik), jual (skincare),” ungkapnya saat menjadi bintang tamu dalam podcast milik Denny Sumargo.
Pengalaman panjang tersebut membuat Doktif memiliki pemahaman cukup mendalam tentang dunia skincare dan produk kecantikan.
Dikenal sebagai Dokter Detektif
Popularitas Doktif di dunia maya tidak lepas dari konten-konten edukasi yang ia buat di media sosial.
Ia dikenal dengan julukan “Dokter Detektif” atau Doktif, karena sering mengulas berbagai produk kecantikan secara kritis.
Dalam setiap kontennya, Doktif kerap tampil dengan topeng sebagai ciri khas. Identitas visual tersebut membuatnya semakin mudah dikenali oleh para pengikutnya di media sosial.
Konten yang dibuatnya biasanya berisi analisis terhadap komposisi produk skincare, klaim manfaat produk, hingga edukasi mengenai keamanan bahan kosmetik.
Pendekatan yang kritis tersebut membuat namanya semakin dikenal di kalangan pecinta skincare, sekaligus memicu berbagai perdebatan di dunia maya.
Perseteruan dengan Richard Lee
Perseteruan antara Doktif dan Richard Lee bermula dari konten yang dibuat Doktif terkait sejumlah produk kecantikan.
Dalam beberapa unggahannya, Doktif menuding ada produk skincare yang melakukan overclaim atau klaim berlebihan terhadap kandungan bahan tertentu.
Sebagian produk yang disorot disebut berkaitan dengan bisnis milik Richard Lee.
Konten tersebut kemudian memicu polemik di media sosial. Kedua pihak bahkan terlibat aksi saling sindir secara terbuka.
Situasi itu akhirnya berkembang menjadi aksi saling lapor ke polisi.
Richard Lee melaporkan Doktif atas dugaan pencemaran nama baik, karena merasa produknya disudutkan secara tidak adil.
Sebaliknya, Doktif melaporkan Richard Lee atas dugaan penyebaran informasi yang tidak benar serta pelanggaran perlindungan konsumen.
Richard Lee Ditahan Setelah Pemeriksaan
Perkembangan terbaru kasus tersebut terjadi ketika penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya resmi menahan Richard Lee.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Budi Hermanto menjelaskan bahwa sebelum penahanan dilakukan, Richard Lee telah menjalani pemeriksaan selama beberapa jam.
Pemeriksaan dilakukan sejak pukul 13.00 WIB hingga 17.00 WIB, dengan total 29 pertanyaan yang diajukan oleh penyidik.
Selain itu, terdapat pertimbangan lain yang menjadi dasar keputusan penahanan.
“Salah satunya tersangka tidak hadir pada pemeriksaan tambahan tanggal 3 Maret 2026 tanpa memberikan keterangan yang jelas,” ujar Budi.
Doktif Sempat Datang ke Polisi dengan Kursi Roda
Di tengah konflik hukum tersebut, kondisi kesehatan Doktif juga sempat menjadi perhatian publik.
Pada Kamis (22/1/2026), ia terlihat mendatangi Polres Metro Jakarta Selatan menggunakan kursi roda dan infus terpasang di tangannya.
Kedatangannya saat itu untuk memenuhi panggilan polisi terkait laporan pencemaran nama baik yang diajukan oleh Richard Lee.
Doktif mengaku memiliki riwayat penyakit sinusitis, yaitu peradangan pada jaringan sinus di sekitar tulang wajah.
“Doktif itu punya riwayat yang namanya sinusitis. Jadi memang capek sedikit langsung drop,” katanya.
Mengaku Lega Setelah Richard Lee Ditahan
Setelah kabar penahanan Richard Lee mencuat, Doktif mengaku merasa lega.
Ia menilai langkah yang diambil aparat kepolisian merupakan bentuk penegakan hukum atas laporan yang sebelumnya ia ajukan.
“Rasanya plong banget, masyarakat Indonesia yang selama ini menjadi korban dari segala kebohongan akhirnya mendapatkan jawaban,” ujarnya dalam sebuah wawancara di kanal YouTube Intens Investigasi.
Dalam kesempatan tersebut, Doktif juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polda Metro Jaya yang telah menindaklanjuti laporan tersebut.
Dapat Dukungan Publik dan Figur Publik
Kasus ini juga menarik perhatian publik dan sejumlah figur publik. Salah satu yang secara terbuka memberikan dukungan kepada Doktif adalah aktris Emma Waroka.
Dukungan tersebut semakin membuat polemik antara Doktif dan Richard Lee menjadi sorotan luas di media sosial maupun media massa.
Hingga kini, kasus tersebut masih menjadi perhatian publik, terutama bagi masyarakat yang mengikuti perkembangan dunia kecantikan dan industri skincare di Indonesia. (*)
Editor : Ali Sodiqin