RADARBANYUWANGI.ID - Ramadan 2026 baru saja dimulai, namun euforia menyambut Hari Raya Idul Fitri sudah terasa di berbagai pusat perbelanjaan. Perubahan tren fashion muslim pun mulai terlihat jelas.
Jika tahun-tahun sebelumnya busana Lebaran identik dengan kilau shimmer mencolok dan payet berat, tahun ini hadir konsep baru yang lebih elegan dan menenangkan: Smart Layering.
Perubahan arah tren tersebut menandai pergeseran gaya masyarakat menuju busana yang tidak hanya indah secara visual, tetapi juga nyaman dan fungsional digunakan sepanjang hari saat silaturahmi Lebaran.
Fenomena ini bahkan sudah mulai terlihat di pusat grosir ternama seperti Thamrin City, di mana banyak konsumen berburu busana muslim dengan desain dua lapis yang fleksibel dan modern.
Primadona Baru: Gamis Rompi Lepas
Salah satu model yang diprediksi menjadi tren terbesar Lebaran 2026 adalah gamis dengan rompi lepas (detachable vest).
Model ini menawarkan konsep 2-in-1 outfit, yang memberikan kesan formal saat rompi dikenakan—cocok untuk salat Id—namun tetap santai dan ringan ketika rompi dilepas saat berkumpul bersama keluarga di rumah.
Material rompi pun beragam, mulai dari tile jaring yang modern hingga brokat minimalis yang halus.
Potongan yang clean membuat tampilan terlihat lebih mahal tanpa kesan berlebihan.
Desain ini dianggap menjawab kebutuhan perempuan modern yang menginginkan busana praktis, elegan, namun tetap sopan.
Armani Silk Kembali Jadi Favorit
Selain model, pemilihan bahan juga mengalami perubahan signifikan. Tahun ini, bahan Armani Silk kembali menjadi primadona karena memiliki sejumlah keunggulan:
- Tekstur sangat lembut dan ringan
- Kilau halus yang terlihat mewah
- Tidak mudah kusut
- Nyaman dipakai dalam waktu lama
Karakteristik tersebut membuatnya ideal untuk aktivitas Lebaran yang padat, mulai dari ibadah hingga kunjungan keluarga.
Warna Cloud Dancer dan Earth Tone Mendominasi
Dari sisi warna, tren 2026 juga mengalami pergeseran menuju nuansa yang lebih lembut dan menenangkan.
Warna putih jernih bernama Cloud Dancer bahkan ditetapkan sebagai Color of the Year oleh Pantone.
Warna ini melambangkan kesucian, ketenangan, serta kebutuhan manusia untuk melakukan “reset” di tengah kehidupan yang serba cepat.
Selain putih, palet warna yang diprediksi mendominasi Lebaran 2026 antara lain:
Earth Tone
- Sage green
- Beige
- Mocca
- Cokelat susu
Pastel Lembut
- Dusty pink
- Biru Wardah (warna lembut yang populer di Indonesia, terinspirasi brand Wardah)
Warna-warna tersebut memberi efek wajah lebih cerah sekaligus menghadirkan kesan feminin yang elegan.
Tren Sarimbit Bergeser ke Quiet Luxury
Untuk busana keluarga atau sarimbit, konsep Quiet Luxury menjadi arah baru tren Lebaran 2026.
Tidak lagi tampil seragam dengan motif ramai, keluarga modern lebih memilih harmoni warna yang selaras namun tetap memiliki karakter masing-masing.
Biasanya:
- Ibu dan anak perempuan menggunakan silk layering atau motif floral pleated
- Ayah dan anak laki-laki memakai baju koko slim-fit berbahan katun premium atau toyobo dengan bordir minimalis
Konsep ini memberikan kesan keluarga yang elegan tanpa terlihat berlebihan.
Tips Memilih Busana Lebaran 2026
Agar tetap tampil maksimal sekaligus nyaman selama Lebaran, para ahli fashion memberikan beberapa tips penting:
- Prioritaskan kenyamanan
Pilih bahan breathable seperti linen atau katun premium agar tetap sejuk di cuaca tropis. - Gunakan potongan longgar
Siluet A-line atau loose fit membantu menciptakan tampilan anggun tanpa terasa sempit. - Investasi busana timeless
Pilih model yang bisa digunakan kembali untuk acara lain setelah Lebaran, sehingga lebih hemat.
Lebaran Lebih Bermakna dengan Kesederhanaan
Tren busana Lebaran 2026 menunjukkan perubahan pola pikir masyarakat.
Lebaran bukan lagi sekadar ajang tampil mewah dengan busana mencolok, tetapi lebih pada menampilkan kesederhanaan, kenyamanan, dan makna spiritual hari kemenangan.
Konsep smart layering yang minimalis namun elegan menjadi simbol gaya baru: bersahaja, modern, dan tetap berkelas. (*)
Editor : Ali Sodiqin