RADARBANYUWANGI.ID - Datangnya bulan suci Ramadhan selalu menjadi momen yang dinanti oleh umat Islam di seluruh dunia. Bukan sekadar pergantian bulan dalam kalender Hijriah, Ramadhan dikenal sebagai waktu penuh ampunan, rahmat, dan peluang pahala yang berlipat ganda.
Karena itu, menyambut Ramadhan tidak cukup hanya dengan persiapan fisik seperti menjaga kesehatan atau menyiapkan kebutuhan sahur dan berbuka. Lebih dari itu, umat Muslim dianjurkan mempersiapkan diri secara spiritual melalui doa dan amalan yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW.
Dalam berbagai riwayat hadis disebutkan bahwa Nabi Muhammad SAW memiliki doa-doa khusus saat memasuki bulan baru, termasuk ketika datangnya bulan Ramadhan. Doa tersebut berisi permohonan agar diberi kekuatan menjalankan ibadah puasa, dijauhkan dari keburukan, serta dipertemukan dengan malam penuh kemuliaan, Lailatul Qadar.
Mengamalkan doa di awal Ramadhan menjadi fondasi penting agar ibadah selama sebulan penuh berjalan dengan istiqamah dan penuh keikhlasan. Sayangnya, masih banyak umat Muslim yang belum mengetahui doa-doa yang diajarkan Rasulullah saat menyambut bulan suci ini.
Padahal, membaca doa berdasarkan sunnah memiliki keutamaan tersendiri dan dapat meningkatkan kualitas ibadah di sisi Allah SWT. Sebagaimana dirangkum dari berbagai sumber hadis, berikut tiga doa awal Ramadhan yang diriwayatkan dari Rasulullah SAW, lengkap dengan bacaan dan maknanya.
1. Doa Riwayat Imam At-Thabarani dan Imam Ad-Dailami
Arab:
اللَّهُمَّ سَلِّمْنِيْ لِرَمَضَانَ وَسَلِّمْ رَمَضَانَ لِيْ وَسَلِّمْهُ مِنِّيْ
Latin:
Allāhumma sallimnī li Ramadhāna, wa sallim Ramadhāna lī, wa sallimhu minnī.
Artinya:
“Ya Allah, selamatkanlah aku demi (ibadah) bulan Ramadhan, selamatkanlah Ramadhan untukku, dan selamatkanlah aku dari perbuatan maksiat selama bulan Ramadhan.”
2. Doa Melihat Hilal Ramadhan (HR Abu Dawud)
Arab:
هِلالُ رُشْدٍ وَخَيْرٍ (مرتين)، آمَنْتُ بِالَّذِي خَلَقَكَ (ثلاث مرات)، الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي ذَهَبَ بِشَهْرِ كَذَا، وَجَاءَ بِشَهْرِ كَذَا
Latin:
Hilālu rusydin wa khairin (2 kali), āmantu billadzī khalaqaka (3 kali), alhamdulillāhilladzī dzahaba bi syahri kadzā wa jā’a bi syahri kadzā.
Artinya:
“(Ini adalah) bulan petunjuk dan kebaikan (dibaca dua kali). Aku beriman kepada Tuhan yang menciptakanmu (dibaca tiga kali). Segala puji bagi Allah yang telah menghilangkan bulan yang lalu dan mendatangkan bulan ini.”
3. Doa Riwayat Imam Ahmad
Doa ini dikutip oleh Syekh Ibnu Hajar Al-Haitami dalam kitab Ithāfu Ahlil Islām bi Khushūshiyyatis Shiyām.
Arab:
اللَّهُ أَكْبَرُ، وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ الْعَظِيمِ، اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ خَيْرَ هَذَا الشَّهْرِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ الْقَدَرِ، وَمِنْ شَرِّ الْمَحْشَرِ
Latin:
Allāhu akbar, lā haula wa lā quwwata illā billāhil ‘azhīm. Allāhumma innī as’aluka khaira hādzas syahr, wa a‘ūdzu bika min syarril qadar, wa min syarril mahsyar.
Baca Juga: Terungkap! Hukum Tabur Bunga Saat Ziarah Kubur Jelang Ramadhan 2026 Menurut Buya Yahya
Artinya:
“Allah Maha Besar. Tiada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah Yang Maha Agung. Ya Allah, aku memohon kepada-Mu kebaikan bulan ini (Ramadhan) dan aku berlindung kepada-Mu dari keburukan takdir dan keburukan hari pengumpulan (mahsyar).”
Dengan memahami dan mengamalkan doa-doa ini sejak hari pertama Ramadhan, ibadah puasa tidak sekadar menjadi rutinitas tahunan, melainkan titik awal perubahan menuju pribadi yang lebih bertakwa.
Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kesehatan, kekuatan, dan keikhlasan kepada kita untuk menjalani Ramadhan tahun ini dengan lebih baik dari sebelumnya, serta menjadikan kita termasuk golongan orang-orang yang bertakwa.(*)
Editor : Niklaas Andries