Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Jangan Tertipu Ukurannya, Ini Alasan Honda Monkey 125 Masih Laris

Lugas Rumpakaadi • Senin, 26 Januari 2026 | 14:01 WIB
Honda Monkey 125 2026.
Honda Monkey 125 2026.

RADARBANYUWANGI.ID - Honda Monkey bukan sekadar motor berkapasitas kecil dengan tampilan unik. Ia adalah simbol sejarah, kesederhanaan, dan kesenangan berkendara yang lintas generasi. Memasuki tahun model 2026, Honda kembali memperkuat daya tarik Monkey 125 melalui penyegaran warna baru tanpa menghilangkan karakter klasik yang telah melekat sejak lebih dari enam dekade lalu.

Sejarah Honda Monkey berawal pada tahun 1961, ketika Honda memperkenalkan prototipe Z100. Awalnya, motor ini diciptakan sebagai wahana permainan anak-anak di sebuah taman hiburan di Jepang. Namun, desainnya yang ringkas dan mudah dikendarai justru menarik perhatian orang dewasa. Setelah disempurnakan, model ini diproduksi massal dan mulai dipasarkan ke Eropa pada 1964.

Pada generasi awal, Monkey mengusung mesin 50 cc dengan transmisi tiga atau empat percepatan serta tinggi jok kurang dari 22 inci. Kombinasi tersebut membuatnya sangat ramah bagi pemula. Nama “Monkey” sendiri muncul secara informal, terinspirasi dari posisi pengendara yang terlihat seperti “monyet” saat mengendarainya. Popularitasnya bertahan puluhan tahun hingga Honda resmi menghentikan produksi Z50 pada 2017 akibat regulasi emisi di Jepang.

Namun, kisah Monkey tidak berakhir di sana. Pada 2018, Honda menghadirkan Monkey 125, motor 124 cc yang menggabungkan teknologi modern dengan gaya retro khas seri Z. Sejak saat itu, Monkey 125 menjadi bagian tetap dari lini motor Honda dan terus menarik perhatian pasar global.

Untuk tahun 2026, Honda Monkey 125 hadir dengan tiga pilihan warna baru yang semakin menegaskan kepribadiannya. Matte Gun Powder Metallic memberikan kesan tangguh dan modern, Millennium Red tampil klasik serta identik dengan DNA Honda, sementara Banana Yellow menjadi sorotan utama berkat tampilannya yang ceria dan sangat sesuai dengan nama “Monkey”.

Dari sisi teknis, Monkey 125 tetap mengandalkan mesin 124 cc berpendingin udara yang menghasilkan tenaga 9,25 hp pada 6.750 rpm dan torsi puncak 7,9 ft-lbs pada 5.500 rpm. Tenaga tersebut disalurkan melalui transmisi manual lima percepatan dengan kopling, menjadikannya motor yang menyenangkan sekaligus mudah dikendalikan.

Tinggi jok kini mencapai 30,6 inci, jauh lebih tinggi dibandingkan generasi awal. Meski demikian, bobotnya yang ringan, sekitar 231 pon, serta kehadiran ABS yang dikontrol IMU membuat Monkey tetap sangat bersahabat, bahkan bagi pengendara pemula yang ingin belajar motor bertransmisi manual.

Fitur modern juga tetap diperhatikan. Honda Monkey 125 dibekali lampu full LED, suspensi depan dan belakang dengan travel sekitar empat inci, ban tebal pada pelek jari-jari 12 inci, serta ground clearance tujuh inci. Kombinasi ini memungkinkan Monkey digunakan di berbagai kondisi jalan, dari perkotaan hingga jalur ringan di luar aspal.

Sejak kembali dipasarkan pada 2018, total penjualan Honda Monkey diperkirakan akan menembus angka 25.000 unit. Untuk pasar Inggris, Honda Monkey 125 model 2026 sudah tersedia dengan harga £4.199. Sementara itu, untuk pasar Amerika Serikat, distribusi diperkirakan menyusul dalam waktu dekat, dengan harga awal yang kemungkinan berada di bawah USD 4.500.

Dengan sejarah panjang, desain ikonik, dan sentuhan modern yang relevan, Honda Monkey 125 2026 kembali membuktikan bahwa motor kecil tidak pernah kehilangan pesonanya.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#honda monkey