RADARBANYUWANGI.ID - PT Honda Prospect Motor (HPM) secara resmi memulai penjualan Honda Prelude e:HEV di pasar domestik Indonesia.
Kehadiran model sport coupe generasi keenam ini menandai kebangkitan kembali nama Prelude setelah sempat “mati suri” sejak awal 2000-an, sekaligus menjadi simbol komitmen Honda dalam memasuki era elektrifikasi di Tanah Air.
Indonesia tercatat sebagai negara pertama di Asia Tenggara yang mendatangkan Honda Prelude setelah perkenalan globalnya.
Langkah ini menegaskan posisi strategis Indonesia dalam peta bisnis Honda, khususnya dalam pengembangan dan adopsi kendaraan ramah lingkungan.
Sport Coupe Hybrid dengan Karakter Berkendara Khas Honda
Honda Prelude e:HEV dibekali teknologi hybrid yang menggabungkan efisiensi elektrifikasi dengan sensasi berkendara khas Honda.
Mobil ini diposisikan sebagai daily sportscar, yakni kendaraan sport yang tetap nyaman digunakan untuk aktivitas sehari-hari.
Sales & Marketing and Aftersales Director PT HPM, Yusak Billy, menyampaikan bahwa Prelude dihadirkan sebagai langkah awal elektrifikasi Honda di segmen sport.
Melalui model ini, Honda ingin tetap mempertahankan karakter menyenangkan yang selama ini menjadi ciri khas produknya.
Karakter tersebut diperkuat melalui fitur Honda S+ Shift yang dirancang untuk menjaga keterlibatan pengemudi.
Sensasi perpindahan gigi, respons performa sesuai mode berkendara, tampilan tachometer, hingga suara mesin saat akselerasi dan deselerasi tetap terasa natural, meskipun mengusung teknologi hybrid.
Platform Civic Type R dan Filosofi Berkendara Menyatu
Untuk menunjang performa dan rasa berkendara, Honda Prelude menggunakan platform turunan Civic Type R.
Penggunaan platform ini memperkuat stabilitas, pengendalian, serta pengalaman berkendara yang lebih presisi, sesuai dengan filosofi Honda yang mengedepankan koneksi antara mobil dan pengemudi.
Dengan kombinasi tersebut, Prelude e:HEV tidak hanya menjadi simbol elektrifikasi, tetapi juga representasi evolusi mobil sport Honda di tengah perkembangan teknologi otomotif global.
Harga, Kuota Terbatas, dan Jadwal Pengiriman
Honda Prelude e:HEV ditawarkan dengan harga di kisaran Rp 925 juta hingga Rp 975 juta, atau berada di bawah Rp 1 miliar.
Untuk tahap awal, unit yang dialokasikan ke Indonesia sangat terbatas, dengan batch pertama sekitar 40 unit yang akan dikirim secara bertahap.
Pemesanan sudah dapat dilakukan melalui surat pemesanan kendaraan (SPK) di diler Honda tertentu.
Pengiriman unit kepada konsumen dijadwalkan mulai Mei 2026.
Dengan kuota yang minim, Honda Prelude diprediksi akan menjadi model niche yang diburu kolektor serta penggemar mobil sport Honda.
Dinamika Pasar Elektrifikasi: Farizon Masuk, Neta Hiatus
Di sisi lain, pasar kendaraan elektrifikasi di Indonesia juga semakin dinamis.
Farizon Auto International Company, melalui PT Arista Auto Elektrindo, resmi memperkenalkan Farizon SV, mobil listrik niaga dengan harga mulai Rp 600 jutaan.
CEO Farizon, Cook Xue, menegaskan bahwa Indonesia merupakan pasar penting seiring mulai terbentuknya ekosistem kendaraan listrik nasional.
Namun, tidak semua merek menghadapi kondisi yang sama.
Pada 2026, jaringan diler Neta Auto di Indonesia disinyalir mengalami penyusutan signifikan.
Sejumlah diler 3S dilaporkan tutup atau beralih merek.
Menanggapi hal tersebut, PT Neta Auto Indonesia menyatakan seluruh diler memasuki masa hiatus dan layanan purna jual kini ditangani oleh mitra pihak ketiga.
Editor : Lugas Rumpakaadi