Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Perwatakan Weton Jumat Wage 2 Januari 2026: Karakter, Rezeki, hingga Wuku Kuru Welut Menurut Primbon Jawa

Ali Sodiqin • Jumat, 2 Januari 2026 | 14:57 WIB
ILUSTRASI: Watak weton Jumat Wage 2 Januari 2026 menurut primbon Jawa, lengkap dengan sifat, nasib, wuku Kuru Welut, serta pantangan dan keutamaannya.
ILUSTRASI: Watak weton Jumat Wage 2 Januari 2026 menurut primbon Jawa, lengkap dengan sifat, nasib, wuku Kuru Welut, serta pantangan dan keutamaannya.

RADARBANYUWANGI.ID - Dalam tradisi masyarakat Jawa, perhitungan weton dan wuku masih dipercaya sebagai salah satu cara untuk membaca karakter, peruntungan, serta kecenderungan nasib seseorang.

Penanggalan ini tidak hanya digunakan untuk mengenali watak pribadi, tetapi juga menjadi dasar dalam menentukan hari baik, jodoh, hingga rencana penting kehidupan.

Berdasarkan perhitungan kalender Jawa, tanggal 2 Januari 2026 bertepatan dengan 13 Rejeb 1959 Jawa, hari Jemuwah Wage, serta 13 Rajab 1447 Hijriah.

Dari kombinasi hari, pasaran, hingga wuku, tersimpan berbagai makna filosofi yang menarik untuk disimak.

Watak Berdasarkan Weton Jumat Wage

Dina: Jemuwah (Jumat)

Orang yang lahir pada hari Jemuwah dikenal memiliki karakter enerjik dan mengagumkan.

Mereka cenderung mudah menarik perhatian dan memiliki daya pengaruh tersendiri di lingkungan sosialnya. Sikapnya sering terlihat tenang, namun menyimpan semangat besar dalam menjalani hidup.

Pasaran: Wage

Pasaran Wage menggambarkan pribadi yang menarik tetapi cenderung angkuh.

Di balik sikapnya yang terlihat kuat, pemilik weton ini sebenarnya dikenal setia dan penurut, namun sering kurang mandiri dalam urusan mencari nafkah sehingga membutuhkan dukungan dari orang lain.

Watak Wage juga dikenal:

Karakter ini membuat pemilik weton Jumat Wage perlu banyak belajar mengelola emosi dan memperluas sudut pandang agar tidak mudah terjebak dalam situasi sulit.

Hastawara (Padewan): Indra

Dalam hitungan Hastawara, weton ini berada di bawah pengaruh Dewa Indra. Sifat yang menonjol adalah:

Potensi intelektual yang besar ini menjadi modal penting bila diarahkan pada bidang pendidikan, pemikiran, atau kepemimpinan berbasis ilmu.

Sadwara: Paningron

Sadwara Paningron dilambangkan dengan ikan, yang bermakna kena tipu.

Artinya, pemilik weton ini perlu waspada terhadap bujuk rayu, janji manis, atau keputusan yang diambil secara terburu-buru.

Sikap terlalu percaya sering menjadi celah datangnya kerugian.

Sangawara (Padangon): Tulus

Dalam hitungan Sangawara, Jumat Wage berada pada unsur Tulus yang disimbolkan dengan air. Maknanya cukup baik, antara lain:

Sifat tulus ini sering membuat pemilik weton disukai lingkungan, meski terkadang dimanfaatkan oleh pihak yang kurang bertanggung jawab.

Saptawara (Pancasuda): Satrya Wirang

Saptawara menunjukkan Satrya Wirang, yang berarti sering mengalami rasa malu atau dipermalukan. Dalam kehidupan nyata, hal ini bisa muncul sebagai:

Namun, jika mampu dijalani dengan kesabaran, fase ini justru membentuk mental yang lebih kuat dan matang.

Rakam dan Paarasan

Rakam: Nuju Pati

Rakam ini bermakna banyak mengalami kesialan atau apes. Oleh karena itu, pemilik weton ini dianjurkan berhati-hati dalam mengambil keputusan besar, terutama yang berkaitan dengan keuangan dan perjalanan.

Paarasan: Aras Pepet

Aras Pepet menunjukkan kecenderungan sering bertemu kesialan berulang.

Dalam primbon Jawa, kondisi ini biasanya disarankan diimbangi dengan laku prihatin, sedekah, serta menjaga tata krama hidup.

Watak Berdasarkan Wuku Kuru Welut

Weton Jumat Wage 2 Januari 2026 berada dalam Wuku Kuru Welut, dengan pengaruh simbol dan makna berikut:

Wuku ini menggambarkan pribadi yang di satu sisi berhati lembut dan merasa cukup, namun di sisi lain rentan terhadap gangguan fisik maupun batin.

Laku dan Pantangan Wuku Kuru Welut

Dalam perhitungan primbon, terdapat sejumlah anjuran dan larangan selama wuku Kuru Welut berjalan selama tujuh hari:

Dianjurkan:

Sedekah atau sesaji: kambing tujah atau topong
Doa: “selamet kabulna”
Slawat: senilai uang satu gram emas

Tidak Dianjurkan:

Dalam perlambang Jawa, Kuru Welut ibarat pohon kapas yang kekeringan, menggambarkan kondisi lemah dan mudah sakit bila tidak dijaga keseimbangannya.

Perhitungan weton dan wuku bukanlah ramalan mutlak, melainkan warisan kearifan lokal Jawa yang sarat makna filosofis.

Weton Jumat Wage, 2 Januari 2026, dengan wuku Kuru Welut, menggambarkan pribadi yang cerdas, tulus, namun diuji oleh kesialan dan tantangan batin.

Dengan memahami watak ini, seseorang diharapkan mampu lebih waspada, mawas diri, serta bijak dalam melangkah agar hidup tetap selaras, tenteram, dan penuh makna. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#jumat wage #watak #Primbon Jawa #2 Januari 2026 #wuku Kuru Welut #weton