Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Senyum Ceria dan Mimpi Jadi News Anchor, Valen Jalani PKL di Radar Banyuwangi dengan Penuh Energi

Ali Sodiqin • Senin, 29 Desember 2025 | 19:07 WIB

Maharani Valensya Nurma Yunita, siswi SMKN 1 Banyuwangi, jurusan Broadcasting dan Perfilman.
Maharani Valensya Nurma Yunita, siswi SMKN 1 Banyuwangi, jurusan Broadcasting dan Perfilman.

RADARBANYUWANGI.ID - Senyum yang hampir tak pernah absen dari wajahnya, tawa renyah, serta energi sosial yang seolah tak ada habisnya menjadi kesan pertama saat bertemu Maharani Valensya Nurma Yunita.

Siswi yang akrab disapa Valen ini tengah menjalani Praktik Kerja Lapangan (PKL) di Radar Banyuwangi sejak Juli lalu dan dijadwalkan berakhir pada akhir Desember mendatang.

Valen merupakan siswi kelas XII SMKN 1 Banyuwangi, jurusan Broadcasting dan Perfilman. Lahir pada 9 November 2007, kini ia berusia 18 tahun.

Ia adalah anak kedua dari tiga bersaudara, yang mengaku memikul cukup banyak harapan dari orang tuanya, terlebih kini hanya dirinya dan sang adik yang masih menempuh pendidikan.

“Katanya anak tengah itu pengisi kesunyian rumah,” ujarnya sambil tertawa kecil.

Kepribadiannya yang ceria dan mudah bergaul membuat Valen cepat akrab dengan lingkungan baru. Ia tak menampik jika dirinya dikenal cukup “ramai”.

“Katanya sih aku ini yapping banget, berisik, suka ngobrol dan heboh. Tapi ya memang aku paling senang kalau bisa menghabiskan waktu bareng orang lain,” tuturnya.

Valen mengaku memiliki love language quality time dan termasuk dalam tipe kepribadian MBTI ESFP, yang dikenal ekspresif, spontan, dan gemar bersosialisasi.

Tak heran jika ia senang berada di tengah banyak orang dan menikmati peran sebagai penghibur suasana.

Selain itu, ia juga dikenal sebagai pribadi fast learner, meski ia jujur mengakui sering pelupa dan mudah terdistraksi.

Di sela kesibukan sekolah dan PKL, Valen memiliki hobi menonton film serta drama Korea, yang baginya menjadi hiburan sekaligus sumber inspirasi.

Dunia visual dan cerita memang sudah lama dekat dengannya.

Sejak duduk di bangku sekolah dasar, Valen telah memiliki mimpi besar: menjadi seorang news anchor.

Ketertarikannya pada dunia jurnalistik berawal dari kebiasaannya menonton berita di televisi.

“Dulu aku suka banget lihat berita di TV, terus aku tiru gaya membacanya di depan kaca. Dari situ keinginan itu muncul,” kenangnya.

Mimpi tersebut semakin menguat ketika ia masuk jurusan Broadcasting. Keseriusannya pun berbuah prestasi.

Pada tahun 2024, Valen berhasil meraih juara pertama kompetisi news anchor berbahasa Inggris yang diselenggarakan oleh SBEC.

Bahasa Inggris memang menjadi salah satu bidang yang ia sukai sejak kecil.

Dalam dunia akademik, Valen dikenal cukup ambisius. Ia bahkan selalu meraih peringkat pertama selama sembilan tahun berturut-turut.

Namun, memasuki jenjang SMK, ia mulai merasakan perubahan cara pandang.

“Sekarang aku lebih memilih melakukan semuanya sebisanya dan semampunya, nggak terlalu memaksakan diri di luar kemampuan,” ujarnya jujur.

Selain akademik, pengalaman organisasi juga membentuk kepercayaan dirinya.

Sejak SMP, Valen aktif berorganisasi dan pernah menjabat sebagai Ketua OSIS SMPN 1 Kalipuro. Dari sanalah keberaniannya untuk tampil di depan umum semakin terasah.

Kepercayaan diri itu kemudian membawanya mengikuti berbagai perlombaan seperti story telling, pidato, dan lomba bercerita.

Meski tak selalu membawa pulang juara, ia pernah meraih juara pertama lomba bercerita dalam rangka Bulan Bahasa di akhir masa SMP-nya.

Pengalaman PKL di Radar Banyuwangi menjadi babak baru dalam perjalanan belajarnya.

Di lingkungan media, Valen mendapatkan kesempatan untuk mengenal dunia jurnalistik lebih dekat sekaligus melatih kepekaan, komunikasi, dan keberanian tampil di ruang publik.

Ia berharap pengalaman ini dapat menjadi bekal penting untuk masa depannya.

“Semoga aku bisa terus mengasah kemampuan jurnalistik dan lebih percaya diri kalau tampil di depan banyak orang,” katanya.

Salah satu momen paling berkesan selama PKL adalah saat ia mendapat kesempatan menjadi maskot penyu dalam acara pelepasan tukik bersama Banyuwangi Sea Turtle Foundation (BSTF).

“Seru banget asli. Capek sih iya, tapi itung-itung jadi tambahan koleksi pengalaman yang nggak biasa,” ujarnya antusias.

Dengan semangat tinggi, kepribadian yang hangat, serta mimpi yang terus ia rawat, Valen melangkah pelan namun pasti menuju masa depan yang ia cita-citakan.

Ia tak memasang target muluk, namun memiliki harapan yang sederhana dan tulus.

“Nggak ada harapan besar sih, selain menjadi pribadi yang bermanfaat dan sukses ke depannya,” tutupnya. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#broadcasting #SMKN 1 Banyuwangi #radar banyuwangi #SMPN 1 Kalipuro #jurnalistik #News Anchor #Banyuwangi Sea Turtle Foundation #perfilman #pkl