RADARBANYUWANGI.ID – Meski baru tujuh bulan bertugas, Dilla Puji Santoso berhasil membawa Jalasenastri Cabang 6 Daerah Jalasenastri Koarmada V menjadi organisasi yang makin dekat dengan masyarakat.
Di bawah kepemimpinan istri Danlanal Banyuwangi Letkol Laut (P) Muhamad Puji Santoso itu, berbagai program sosial, kemanusiaan, pendidikan, hingga konservasi lingkungan digelar secara masif.
Gerak Cepat di Konservasi Lingkungan
Jalasenastri aktif terjun ke berbagai kegiatan pelestarian alam. Mulai dari konservasi mangrove di Pulau Tabuhan dan Pantai Cemara, hingga penanaman terumbu karang di Pantai Bangsring, kawasan wisata bahari unggulan Banyuwangi.
Gerakan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat pesisir sekaligus memperkuat ekosistem laut yang menjadi sumber kehidupan warga.
Bawa Semangat Sosial ke Dunia Pendidikan
Dilla juga dikenal aktif membangun karakter peduli sejak usia dini. Salah satu programnya adalah mengajak anak-anak TK Hang Tuah menyisihkan uang saku untuk dibagikan kepada masyarakat sekitar sekolah.
Langkah sederhana itu menanamkan nilai empati dan gotong royong sejak dini. “Kami ingin anak-anak belajar berbagi dari hal kecil,” ujarnya.
Memanfaatkan Area Lanal untuk Ketahanan Pangan
Berbagai ruang di sekitar Lanal Banyuwangi disulap menjadi area produktif. Mulai dari budidaya lele, hingga kebun tanaman obat keluarga (TOGA) yang dimanfaatkan untuk kebutuhan kesehatan warga.
“Kami juga rutin menggelar bakti sosial untuk masyarakat sekitar Lanal. Semua murni dari anggota untuk warga,” imbuh Dilla.
Jalasenastri Harus Hadir untuk Masyarakat
Dilla menegaskan, Jalasenastri tidak boleh hanya fokus ke internal keluarga besar TNI AL. Organisasi harus memberikan warna positif dan dampak luas bagi masyarakat Banyuwangi.
“Saya ingin Jalasenastri tidak hanya menggelar kegiatan untuk internal, tapi juga menjangkau masyarakat sekitar,” pungkasnya. (*)
Editor : Ali Sodiqin