RADARBANYUWANGI.ID - Bintang laga legendaris asal Hong Kong, Jackie Chan, kembali menjadi perbincangan hangat setelah kabar bohong tentang kematiannya viral di media sosial pada November 2025.
Kabar tersebut ternyata tidak benar dan menambah daftar panjang deretan hoaks yang menimpa sang aktor selama lebih dari satu dekade terakhir.
Dilansir dari berbagai sumber, berikut jejak hoaks tentang Jackie Chan dari tahun ke tahun yang sempat menggegerkan dunia maya:
2013 – Dikabarkan Meninggal Akibat Kecelakaan Syuting
Pada 2013, Jackie Chan dikabarkan tewas dalam kecelakaan saat syuting.
Faktanya, berita tersebut tidak benar. Saat isu beredar, Jackie Chan justru sedang sibuk syuting film Police Story 2013 di Beijing.
2015 – Disebut Masuk Islam dan Ganti Nama “Abdullah Chan”
Dua tahun kemudian, muncul kabar viral bahwa Jackie Chan telah mualaf dan berganti nama menjadi Abdullah Chan.
Unggahan itu disertai foto sang aktor memakai gamis dan sorban di dalam mobil.
Namun, faktanya, foto tersebut diambil saat Jackie Chan syuting film Kung Fu Yoga di Dubai, bukan momen religius.
2019 – Hoaks Serangan Jantung
Pada 2019, media sosial kembali digemparkan oleh berita palsu yang menyebut Jackie Chan meninggal karena serangan jantung.
Kabar ini langsung terbantahkan setelah Jackie Chan muncul dalam acara promosi film The Knight of Shadows, membuktikan ia dalam kondisi sehat.
2023 – Video Menangis Disalahartikan
Sebuah video memperlihatkan Jackie Chan menangis saat menonton potongan adegan berbahaya dari masa lalunya.
Banyak akun menyebut ia menyesali masa mudanya.
Padahal, video tersebut bukan kejadian nyata, melainkan cuplikan filmnya sendiri, Ride On, yang rilis pada 2023.
2025 – Hoaks Terbaru: Meninggal Akibat Komplikasi Cedera
Isu terbaru muncul pada November 2025.
Jackie Chan disebut meninggal dunia akibat komplikasi cedera setelah puluhan tahun syuting adegan berbahaya.
Postingan palsu itu bahkan mencantumkan foto Jackie di ranjang rumah sakit, lengkap dengan tulisan “RIP”.
Namun, hasil penelusuran menunjukkan gambar tersebut dibuat menggunakan teknologi AI, dan tidak ada pernyataan resmi dari keluarga atau agensi Jackie Chan.
Pelajaran dari Deretan Hoaks Ini
Kasus berulang tentang hoaks Jackie Chan menjadi pengingat penting bagi publik agar tidak mudah percaya pada berita viral tanpa sumber resmi.
Perkembangan teknologi seperti AI-generated content kini membuat hoaks makin sulit dibedakan dari fakta.
Cek Fakta Sebelum Sebar!
Para penggemar disarankan untuk selalu memverifikasi informasi melalui media kredibel atau situs cek fakta resmi sebelum ikut membagikan kabar sensitif, terutama yang menyangkut tokoh publik dunia seperti Jackie Chan. (*)
Editor : Ali Sodiqin