RADARBANYUWANGI.ID - Nama Bima Nata kini tengah jadi sorotan publik Bali. Anak dari Bupati Badung, I Nyoman Giri Prasta, ini sukses mencuri perhatian publik.
Bukan hanya karena statusnya sebagai anggota DPRD Badung termuda, tetapi juga lantaran kekayaannya yang fantastis—mencapai Rp8,49 miliar, bahkan melampaui harta sang ayah.
Karier Politik Melesat Cepat
Pria kelahiran 21 Maret 1999 ini baru saja terpilih sebagai anggota DPRD Badung hasil Pemilu 2024.
Meski tergolong pendatang baru, Bima langsung dipercaya menjabat sebagai Ketua Fraksi PDIP.
Ia juga merupakan Ketua PAC PDIP Petang, sekaligus figur muda yang dianggap memiliki pengaruh besar di internal partai.
Langkah politik Bima seolah mengikuti jejak sang ayah, I Nyoman Giri Prasta, yang kini menjabat Ketua DPC PDIP Badung dan tengah disiapkan sebagai calon wakil gubernur Bali dari PDIP.
Gaya Hidup Mewah: Moge dan Ayam Aduan
Selain berpolitik, Bima dikenal dengan gaya hidup glamor khas anak pejabat muda.
Ia gemar mengoleksi motor gede dan motor sport mahal, serta mobil Toyota Fortuner.
Dari unggahan media sosialnya, Bima juga memperlihatkan hobi pada ayam aduan, yang menurutnya menjadi bagian dari budaya tradisional Bali.
Kaya dari Usaha Sendiri
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) KPK, tertanggal 10 Juli 2024, total kekayaan Bima mencapai Rp8.490.945.986.
Rinciannya:
- Tanah dan bangunan: Rp6,82 miliar (dua properti di Badung, sebagian warisan dan hasil usaha sendiri)
- Kendaraan mewah: Rp1,54 miliar (terdiri dari Kawasaki, Yamaha, Vespa, dan Toyota Fortuner)
- Harta bergerak: Rp112 juta
- Kas dan setara kas: Rp10,1 juta
Sebagian besar asetnya berasal dari hasil usaha pribadi, bukan hanya warisan keluarga.
Lebih Kaya dari Sang Ayah
Menariknya, total kekayaan Bima justru lebih besar dari Giri Prasta, yang tercatat memiliki harta sekitar Rp7,32 miliar dalam laporan LHKPN terbaru.
Dengan selisih lebih dari Rp1,16 miliar, Bima kini resmi menyandang status politisi muda paling tajir di DPRD Badung.
Menikah Muda, Karier Melaju
Bima menikah di usia 19 tahun, pada 2018, dengan Ni Luh Winda Candra Kumala. Meski berumah tangga di usia muda, langkah kariernya tak surut.
Ia justru menjelma sebagai rising star PDIP di Bali, yang digadang-gadang akan mengikuti jejak politik sang ayah hingga ke tingkat provinsi.
Simbol Regenerasi Politik Bali
Kehadiran Bima Nata di panggung politik Badung menjadi simbol regenerasi politik di tubuh PDIP.
Dengan usia muda, kekayaan besar, dan jejaring keluarga politik kuat, ia dianggap representasi generasi baru pemimpin Bali yang tak hanya populer, tapi juga berpengaruh. (*)
Editor : Ali Sodiqin