RADARBANYUWANGI.ID - Hai, sudah pakai step skincarenya hari ini? Kalau belum pakai dulu gih. Biar bisa menjalani hari dengan tampilan glowing, cantik, dan percaya diri.
Di era ini siapa sih yang masih belum mengenal skincare? Hampir semua orang menggunakan skincare dalam kegiatan sehari harinya. Pagi facial wash, siang sunscreen, malam serum.
Tapi tau ga kamu? Ternyata ada bahan skincare yang umum digunakan disini, tapi malah dilarang digunakan di negara lain. Biar ga penasaran, yuk kita bahas selengkapnya di bawah.
1. Eropa
Sudah ada lebih dari 1.300 bahan kosmetik yang dilarang di Eropa. Uni Eropa memang dikenal sebagai salah satu negara paling ketat kalau urusan keamanaan produk kosmetik.
Intinya, negara eropa menerapkan prinsip lebih baik mencegah apabila ada potensi bahaya.
Prinsip negara Eropa, di atas bernama precautionary. Beberapa bahan skincare yang dilarang di Eropa ada Paraben tertentu seperti isopropylparaben & isobutylparaben, formaldehyde, dan hydrocuinone.
2. Amerika Serikat
Dibandingkan dengan Eropa, AS lebih longgar dengan aturan keamanaan produk kosmetiknya. Setidaknya hanya ada sekitar 30 bahan yang dilarang.
Contohnya seperti paraben, phthalates, dan talc. Pasalnya bahan bahan ini dianggap kontroversial dan dikaitkan dengan adanya efek gangguan hormon atau potensi karsinogen.
Meski begitu larangan belum sepenuhnya berjalan. Atas aturan ini pula banyak brand brand AS yang sukarela membuat produk berkabel Paraben-Free atau Clean Beauty.
3. Jepang
Siapa yang suka ikutan jastip produk skincare Jepang? Kalau iya mungkin kamu akan sadar satu hal ini. Ternyata produk Jepang jarang menggunakan bahan pemutih kulit yang keras.
Karena Jepang memang super ketat soal agen pemutih kulit. Bahkan hanya boleh digunakan jika memang diresepkan oleh dokter. Iklan produk yang meng-klaim efek memutihkan secara berlebihan pun dibatasi.
Contohnya produk kandungan pemutih keras seperti Hydroquinone. Sebagai gantinya Jepang menggunakan bahan bahan alami seperti, Arbutin, Vit c derivatif, dan Tranexamic acid.
4. Korea Selatan
Meski terkenal dengan inovasi produk kecantikannya yang ga kaleng kaleng, Korsel tetap ketat terhadap pemilihan bahan. Steroid tipical, AHA/BHA, Phenol, mulai dibatasi penggunaannya.
KFDA atau Korea Food and Drug Administration sudah membuat daftar bahan yang dikurasi sesuai dengan jenisnya.
Seperti bahan yang dilarang sepenuhnya, boleh digunakan dalam kadar tertentu, dan yang wajib lulus uji keamanan sebelum bisa diklaim efektif.
5. Kanada
Tidak sebanyak Eropa, tapi daftar bahan yang dilarang juga banyak. Ada sekitar 500 bahan kosmetik yang dilarang dan dibatasi penggunaanya di negara ini. Ternyata diam diam Kanada punya aturan yang ketat juga dari perkiraan ya.
Yang bikin unik bahkan beberapa bahan yang diperbolehkan di US, malah dilarang ketat oleh Kanada. Contohnya Triclosan, BHT dan BHA, serta Oxybenzone.
Itu tadi 5 negara yang punya aturan ketat tentang keamanan bahan produk kecantikan. Tujuannya baik, untuk menjaga konsumen tetap aman dan terjaga.
Pesannya sebagai konsumen kita harus pandai membaca label kemasan, dan meriset bahan yang sesuai serta aman dengan kondisi kulit kita. Karena produk ga harus “viral” tapi yang penting “aman”.
Penulis : Sabrina Khairunisa | Program magang jurnalistik Radar Banyuwangi
Ikuti terus berita ter-update Radar Banyuwangi di Google News
Editor : Ali Sodiqin