RADARBANYUWANGI.ID - Spa sudah jadi bagian dari ritual self care yang melekat dan tidak terlepas dari kehidupan bagi beberapa orang. Sejak awal kemunculannya, spa terus berinovasi jenis dan treatmentnya. Hingga saat ini muncul lah dua tipe spa yang cukup berbeda dan sering menjadi perbandingan.
Dua kategori besar ini diantara lain ada spa traditional dan spa modern. Lalu yang mana yang lebih baik? Mari kita kupas dari segala sisi.
1. Spa Traditional
Spa traditional sebenarnya merupakan ritual perawatan turun temurun dari nenek moyang. Ibaratnya spa sudah termasuk warisan budaya. Contohnya seperti lulur Jawa, tangas Sunda, atau boreh Bali.
Bedanya dengan spa modern, spa traditional bukan hanya berfokus pada perawatan badan dari luar tapi juga didalam. Artinya ritual spa traditional dimaksudkan untuk media penyucian jiwa dan pikiran.
Semua prosesnya masih serba alami. Seperti pijatan yang tekniknya turun temurun, dan bahan bahan dasar dari rempah, minyak, dan bunga. Prosesnya memang lebih panjang biasanya meliputi perawatan menyeluruh seperti mandi, lulur, pijat, uap, dan meditasi.
Jika diperhatikan, bahan bahan alami yang digunakan sebenarnya bahan yang sering kita jumpai sehari hari. Seperti jahe, kunyit, beras, kayu manis, cengkeh, sereh, sirih, dan masih banyak lagi.
Karena mengetahui bahannya, spa traditional dianggap lebih aman untuk tubuh. Tanpa adanya tambahan kimia, spa ini dianggap ramah lingkungan dan minim efek samping.Selain itu, aroma alami dari rempah dapat merileksasi pikiran dan badan.
Yang paling khas dari spa traditional adalah suasananya yang autentik dan mendalam. Dilakukan disebuah ruangan desain alami, dengan ditemani alunan musik traditional, bau rempah, dan dekor etnik.
Dengan berbagai keunggulannya spa traditional mampu untuk memberikan efek jangka paniang yang merelaksasi tubuh secara mendalam, meningkatkan keseimbangan energi, dan memperkuat koneksi tubuh-jiwa.
2. Spa Modern
Dibandingkan dengan spa traditional yang holistik dan perlu waktu lama dalam prosesnya, spa modern lebih mengunggulkan efesiensi personalisasi dan hasil yang terukur.
Terlahir dari ilmu pengetahuan, sains, dan teknologi menghadirkan sains sebagai jawaban tepat untuk perawatan terapi yang cepat dan spesifik. Sesuai definisinya, treatment pun dilakukan dengan bantuan alat canggih.
Contohnya seperti infrared sauna, hydrotherapy jets, cryotherapy, atau mesin laser untuk perawatan kulit. Semua ini masih bisa kamu konsultasikan secara medis atau program wellness khusus.
Poin plus dari spa modern ini, ia menggunakan produk serum, asam hialuronat, kolagen sintetis, hingga teknologi nano yang sudah diteliti dan diuji. Sehingga spa modern lebih mampu untuk menyelesaikan masalah kulit secara spesifik.
Hanya saja mungkin ada beberapa bahan kimia yang perlu diperhatikan. Meski begitu hal ini masih bisa kamu konsultasikan dengan terapis spa. Karena hasilnya ga mengecewakan, kulit jadi lebih cerah dan garis halus berkurang.
Dibanding dengan spa traditional, di spa modern kamu akan merasakan nuansa yang lebih futuristik dan elegan. Ruangannya hampir mirip klinik dengan suasana yang streril dan profesional.
3. Mana Yang Lebih Baik?
Jika berbicara soal lebih baik, tidak ada yang benar benar lebih baik. Semua kembali lagi pada daftar kebutuhan dan masalah kulitmu.
Jika kamu merasa lebih butuh perawatan spesifik seperti masalah penuaan dan membutuhkan peremajaan atau detoks tubuh, maka kamu perlu spa modern.
Jika kamu lebih butuh waktu untuk rileks dan menenangkan pikiran, spa traditional lebih sesuai. Coba pikirkan baik baik dan tanyakan pada dirimu, apa yang kamu butuhkan saat ini?
Penulis: Sabrina Khairunisa | Program magang jurnalistik Radar Banyuwangi
Editor : Ali Sodiqin