RADARBANYUWANGI.ID - Siapa sih di zaman sekarang yang masih belum mengenal spa? Spa sekarang sudah jadi ritual kecantikan dan perawatan diri yang banyak diminati orang. Tapi tahu ga kamu?
Ternyata spa juga punya sejarah unik dan panjang dari ribuan tahun ke belakang. Supaya ga penasaran lagi yuk kita bahas perjalanan menarik spa yang mungkin belum pernah kamu dengar sebelumnya.
Spa merupakan nama salah satu kota di Belgia yang terkenal sejak era Romawi karena terdapat mata air panas yang dianggap bisa menyembuhkan penyakit. Nah dari situlah dipercaya asal usul kata spa. Namun, dari sebelum itu praktek spa memang sudah ada.
Sekitar 3000 SM di Mesir Kuno ada sebuah ritual khusus bangsawan dilakukan dengan berendam air susu dicampur minyak essential. Salah satunya cleo patra yang terkenal dengan ritual mandi susu keledai.
Sedangkan di Yunani dan Romawi terkenal dengan pemandian umum air panas dan air dinginnya. Begitu juga di Asia Timur seperti Cina dan Jepang yang terkenal dengan onsen atau pemandian air panasnya.
Dua tempat diantaranya ada thermae di Romawi, balaneion di Yunani. Dipercaya mandi dengan air panas mampu untuk membantu kesehatan tubuh dan spritual.
Jatuhnya kekaisaran romawi membuat spa sempat redup di Eropa. Hingga pada abad ke 12 pemandian air panas kembali populer. Masayarakat menganggap air panas adalah air syurga yang bisa menyembuhkan penyakit.
Masa itu baik di rumah sakit ataupun para biara banyak menyediakan air panas sebagai pengobatan penyakit kulit, rematik, hingga pencernaan. Beberapa tempat seperti Baden - Baden di Jerman, dan Bath di Inggris menjadi pusat terapi dan penyembuhan.
Masuk pada abad ke- 17 berubahlah makna spa ini. Yang semulanya dianggap sebagai penyembuhan, di abad ini spa menjadi simbol status sosial para bangsawan. Spa berkembang jadi tempat berkumpulnya para elit.
Bukan untuk penyembuhan tapi hanya sekedar bersantai, menghabiskan waktu, bersosialisasi antar bangsawan, dan tanda status sosial. Kota Vichy, Paris dan Karlovy Vary, Cako jadi destinasi favorit mereka.
Revolusi besar dimulai pada abad ke-20. Hotel hotel dan resort besar mulai menyediakan layanan spa. Bukan hanya sekedar layanan berendam tapi juga terapi pijat, aromatheraphy hingga perawatan kulit.
Sampai saat ini spa terus berkembang dan berevolusi jauh dari sejarah panjangnya. Saat ini spa dianggap menjadi bagian penting dari pariwisata (wellness tourism), bahkan destinasi utama dalam perjalanan. Bukan yanya sekedar perawatan untuk melepas penat tapi juga bentuk gaya hidup sehat.
Ternyata spa yang kita kenal saat ini punya cerita panjang dalam pembangunannya. Kalau kamu sudah pernah coba spa?
Penulis : Sabrina Khairunisa | Program magang jurnalistik Radar Banyuwangi
Ikuti terus berita ter-update Radar Banyuwangi di Google News
Editor : Ali Sodiqin