RADARBANYUWANGI.ID - Nama Nadya Almira kembali jadi sorotan publik. Bukan karena karya di layar kaca, melainkan dugaan kasus tabrak lari yang terjadi 13 tahun silam.
Mantan pemain FTV itu disebut-sebut tak memberikan tanggung jawab penuh atas kecelakaan yang menimpa seorang pria bernama Adnan Syuhada Abdullah.
Isu tersebut mencuat setelah adik korban, Hanny, membeberkan kronologi peristiwa lewat akun Instagram pribadinya. Unggahan itu langsung viral dan menyeret nama Nadya ke pusaran kontroversi.
Baca Juga: Kapan G30S PKI Terjadi? Sejarah Kelam 30 September 1965 yang Tak Boleh Dilupakan
Karier Nadya Almira di Dunia Hiburan
Nadya Almira lahir di Jakarta, 24 Juni 1994. Ia mengawali kariernya pada usia 15 tahun lewat sinetron Buku Harian Baim (2009) sebagai Fiona.
Popularitasnya melejit setahun kemudian setelah membintangi Arti Sahabat Season 1 dan 2.
Tak hanya sinetron, Nadya juga menembus layar lebar dengan deretan film, antara lain:
-
Kepergok Pocong (2011)
-
Kehormatan di Balik Kerudung (2011)
-
Santet Kuntilanak (2012)
-
Thank You Cinta (2014)
Baca Juga: Cek Bansos PKH dan BPNT September 2025, Cair Rp600 Ribu! Ini Cara Mudah Akses Tanpa Ribet
Sementara di dunia FTV, wajahnya nyaris tak asing. Judul-judul populer seperti Air Mata Ummi (2012), Tukang Bubur Naik Haji The Series (2013), hingga Malaikat Tak Bersayap (2018) pernah ia bintangi. Terakhir, ia tampil di FTV Firasat (2019) sebelum vakum panjang.
Belakangan, Nadya tampil lebih tertutup dengan mengenakan hijab dan jarang terlihat di dunia hiburan.
Dugaan Kasus Tabrak Lari 13 Tahun Silam
Kasus ini mencuat setelah Hanny, adik korban, menuding Nadya sebagai pelaku tabrak lari yang menimpa kakaknya pada dini hari pukul 01.30, sekitar 13 tahun lalu.
Baca Juga: 10 Ide Prompt Edit Foto di Gemini AI yang Lagi Viral, Auto Estetik!
Menurut pengakuan Hanny, mobil yang dikendarai Nadya melaju kencang hingga kakaknya terseret ke kolong mobil.
Korban pun mengalami luka parah, mulai dari patah kaki kanan, wajah remuk, hingga pecah pembuluh darah di kepala.
Dampak panjang kecelakaan itu pun serius. Adnan kini didiagnosa mengidap meningitis, kista otak, dan lumpuh pada tubuh sebelah kiri.
Perawatan medis hingga kini masih harus dijalani dengan biaya yang besar.
Meski sempat menyerahkan Rp185 juta, pihak keluarga korban mengklaim jumlah itu jauh dari cukup karena total biaya pengobatan mencapai Rp385 juta lebih.
Klarifikasi Nadya Almira
Seperti dilansir dari Tirto.id, di tengah ramainya isu tersebut, Nadya disebut memberikan klarifikasi lewat DM Instagram.
Namun, isi pesannya dinilai publik masih samar. Ia menyebut tidak ada komunikasi lanjutan dari keluarga korban usai kejadian.
“Setelah kejadian itu gak ada dari keluarga Adnan yang hubungi kami lagi. Kabar terakhir yang saya dapat Adnan sudah bisa kerja Mbak,” tulis Nadya dalam pesan kepada Tirto.id tersebut.
Nadya juga menegaskan dirinya tidak pernah mengganti kontak maupun sulit ditemukan.
Namun, klarifikasi itu justru berbanding terbalik dengan tuduhan pihak korban yang menyebut Nadya menghilang tanpa kabar.
Baca Juga: Wajib Tahu! Cara Cek Bansos PKH dan BPNT September 2025, Plus Tips Ampuh Hindari Penipuan Online
Kini, akun Instagram Nadya Almira dikunci alias privat sehingga publik sulit memantau tanggapan terbaru dari dirinya.
Babak Baru Kasus Lama
Kasus tabrak lari yang menyeret nama Nadya Almira ini kini kembali jadi sorotan besar di media sosial.
Banyak warganet menuntut penjelasan lebih lanjut, bahkan mendesak agar kasus ini diusut tuntas.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi lebih lanjut dari pihak Nadya selain klarifikasi singkat yang tersebar di media sosial. (*)
Editor : Ali Sodiqin