RADARBANYUWANGI.ID – Konser fan meeting “Bye, Summer” yang digelar IU pada 13–14 September meninggalkan kesan mendalam, bukan hanya lewat musik, tetapi juga dari interaksinya dengan penggemar.
Salah satu momen yang banyak dibicarakan adalah ketika IU mendatangi area kursi roda dan menyapa setiap penggemar secara pribadi.
Aksi itu dianggap sederhana, tetapi dampaknya luar biasa. Para penggemar yang duduk di kursi roda kerap mengalami keterbatasan dalam menikmati konser.
Namun, IU memastikan mereka tetap merasakan kehangatan langsung darinya.
Ia memegang tangan mereka, tersenyum, bahkan memberi kesempatan untuk foto bersama.
Banyak penonton menuturkan bahwa suasana menjadi emosional ketika IU mencondongkan tubuhnya agar berada di garis pandang penggemar yang sulit bergerak.
Ekspresi bahagia di wajah penggemar, ditambah senyum lembut IU, membuat banyak orang di lokasi ikut menitikkan air mata.
Komentar di forum online pun membanjiri momen tersebut. “Ekspresi semua orang dipenuhi cinta. Aku benar-benar menangis melihatnya,” tulis seorang warganet. Ada juga yang menyebut IU sebagai sosok “bidadari” karena ketulusannya memperlakukan semua penggemar sama tanpa terkecuali.
Beberapa penggemar bahkan menyebut bahwa kursi roda selalu penuh di konser IU, karena para penggemar dengan disabilitas tahu mereka akan diperlakukan dengan baik.
Hal ini dinilai sebagai bukti nyata reputasi IU sebagai “penyanyi nasional” yang tidak hanya bersuara indah, tetapi juga berhati besar.
Bagi banyak orang, momen itu mengingatkan bahwa konser bukan hanya soal musik dan panggung megah.
Lebih dari itu, konser adalah ruang kebersamaan, di mana perhatian sekecil apa pun bisa menjadi kenangan tak terlupakan.
IU sekali lagi membuktikan bahwa ia bukan sekadar artis populer, melainkan pribadi yang tulus dalam mencintai pendengarnya. (*)
Ikuti terus berita ter-update Radar Banyuwangi di Google News
Editor : Ali Sodiqin