RADARBANYUWANGI.ID – Lee Ji Ho (24), putra tertua Ketua Samsung Electronics Lee Jae Yong, resmi memutuskan melepas kewarganegaraan Amerika Serikat demi menjalani kewajiban militernya di Korea Selatan.
Keputusan ini mengundang perhatian luas, baik dari kalangan bisnis maupun masyarakat, karena dianggap langkah berani dan penuh tanggung jawab.
Lahir di AS pada tahun 2000, Ji Ho memegang kewarganegaraan ganda, Amerika Serikat dan Korea Selatan.
Berdasarkan aturan, setiap pemegang kewarganegaraan ganda yang ingin bertugas sebagai perwira, bukan sebagai tentara tamtama, wajib melepaskan kewarganegaraan asing mereka. Itulah yang kini dijalani Ji Ho.
Ia akan memulai pelatihan pada 15 September sebagai bagian dari angkatan ke-139 calon perwira Angkatan Laut di Akademi Angkatan Laut Jinhae, Provinsi Gyeongsang Selatan.
Setelah menjalani 11 minggu pendidikan, Ji Ho akan dilantik sebagai letnan muda pada 1 Desember, lalu bertugas aktif selama 36 bulan.
Total masa dinasnya mencapai 39 bulan, jauh lebih lama dibandingkan masa dinas tamtama yang hanya 18–21 bulan.
Seorang sumber industri menilai keputusan ini sebagai contoh yang jarang terlihat.
“Bahkan warga biasa lebih memilih masa dinas tamtama yang lebih singkat. Fakta bahwa Ji Ho rela melepas kewarganegaraan AS dan memilih jalur perwira menunjukkan sikap teladan dalam memenuhi kewajiban sebagai warga negara,” ujarnya.
Baca Juga: Chelsea dapat Suntikan Kekuatan dari Brasil dan Ekuador Jelang Hadapi Brentford di Premier League
Banyak pihak memuji langkah Ji Ho, menyebutnya sebagai bentuk kedewasaan dan rasa tanggung jawab yang besar.
Di tengah pandangan publik yang kerap sinis terhadap keluarga konglomerat, pilihan Ji Ho justru memunculkan kesan positif dan meningkatkan simpati masyarakat terhadap keluarga besar Samsung. (*)
Ikuti terus berita ter-update Radar Banyuwangi di Google News
Editor : Ali Sodiqin