Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Viral! Jejak Ryu Kintaro, Bocah 9 Tahun Buka Bisnis Jamu, Ternyata Ayahnya Pendiri Usaha Besar

Fanzha Shefya Yuananda • Kamis, 31 Juli 2025 | 13:15 WIB
Inilah latar belakang dari sosok Ryu Kintaro, anak kecil berusia 9 tahun yang mengatakan
Inilah latar belakang dari sosok Ryu Kintaro, anak kecil berusia 9 tahun yang mengatakan

RADARBANYUWANGI.ID – Sosok anak laki-laki mungil berusia 9 tahun ini mungkin belum paham benar definisi “viral”, tapi namanya kini jadi pembicaraan seantero jagat maya.

Ryu Kintaro, seorang kreator konten sekaligus pebisnis cilik, membuktikan bahwa semangat wirausaha bisa dipupuk sejak anak-anak.

Ryu bukan anak biasa. Ia aktif membuat konten di YouTube dan TikTok, mulai dari vlog harian, edukasi soal uang, sampai eksperimen sosial yang menyentil.

Salah satu videonya yang sempat heboh memperlihatkan dirinya menjual minuman dari mobil mewah.

Banyak yang menyebut aksinya “menyindir kenyataan sosial”, tapi bagi keluarganya, itu adalah bagian dari proses belajar.

Keberaniannya mendirikan usaha jamu “Tjap Nyonya Kaya” sejak usia dini adalah refleksi dari pola asuh ayahnya, Christopher Sebastian.

Bukan mainan atau gadget, sang ayah memberi Ryu kado ulang tahun berupa gerobak jamu. Bukan tanpa hambatan, bisnis awal Ryu bahkan sempat gagal total sebelum akhirnya bangkit dan berkembang.

Ia juga pernah membuat geger jagat maya saat membagikan isi angpao Imlek miliknya, senilai Rp77,5 juta ditambah dua unit iPhone 16 Pro Max.

Video itu mencetak jutaan likes, dan seiring ketenaran, muncul pula pro-kontra soal gaya hidup dan nilai kesederhanaan.

Tahun 2025, Ryu mencatat prestasi luar biasa dengan meraih posisi runner-up di ajang South East Asia Young Entrepreneur X Factor.

Capaian ini mengukuhkan posisinya bukan sekadar sebagai viral sensation, tetapi juga sebagai pebisnis muda berbakat.

Namun tak semua respons positif. Ketika ia menyatakan bahwa “hidup sebagai perintis itu menyenangkan”, banyak warganet mengkritik keras.

Mereka menilai pernyataan itu bias karena berasal dari anak dengan akses kemewahan sejak lahir. Meski begitu, Ryu tetap melangkah.

Ia menunjukkan bahwa dunia digital bisa dimanfaatkan bukan hanya untuk hiburan, tetapi juga sebagai wadah pendidikan dan pengembangan karakter sejak dini. Di balik semua kontroversi, semangatnya pantas diapresiasi. (*)


Ikuti terus berita ter-update Radar Banyuwangi di Google News

Editor : Ali Sodiqin
#ryu kintaro #pebisnis cilik #viral tiktok