RADARBANYUWANGI.ID - Toilet bisa jadi tempat munculnya ide ide kreatif, kata orang orang. Tapi, pernah ga sih kamu berfikir darimana asal usul toilet? Kalau kamu penasaran baca informasi ini sampai selesai.
Toilet awal mulanya hanya sebuah lubang kecil di tanah saja. Dahulu sekali ketika belum ada peradaban, manusia membuang kotoran dilokasi manapun asal jauh dari tempat tinggal mereka, agar tidak memancing binatang buas dengan aroma yang menyengat.
Biasanya hal ini dilakukan di semak semak rimbun atau di belakang batu besar.
Seiring berkembangnya zaman, dan manusia mulai tinggal menetap, penggunaan toilet pertama kali digunakan oleh masyarakat Mesir. Di Mesir, toilet ini merupakan simbol kekayaan, karena tidak semua orang memiliki toilet.
Toilet pertama ini terbuat dari batu kapur, dan belum memiliki saluran air. Jadi kalau kamu buang air besar di zaman ini, kotoran akan jatuh langsung di tanah.
Oh iya, pada zaman itu juga setelah buang air mereka tidak membersihkan diri dengan air ataupun tisu seperti sekarang. Melainkan dengan sebuah alat spons yang diikat pada sebatang tongkat kayu pendek.
Toilet di Roma sedikit berbeda. Kamu pernah membayangkan buang air bersama teman teman kamu dalam satu ruangan? itu yang terjadi di Roma. Toilet mereka dibuat bersebelahan tanpa sekat sama sekali.
Tidak ada rasa malu atau jaim, karena bagi mereka ini adalah hal yang alami dan lumrah. Bahkan, alat spons untuk membersihkan pantat, mereka gunakan bergantian.
Lain di Roma, lain juga di China. Zaman dahulu, orang orang China membangun toilet di atas kandang babi. Jadi setelah buang air, kotoran akan langsung dimakan babi.
Uniknya, ketika besar babi babi yang dulu pernah makan kotoran ini akan dijadikan santapan manusia.
Kamu yang lagi baca ini pasti bergidik geli kan? eits jangan kaget dulu, kita lanjut ke toilet Eropa.
Setelah kekaisaran romawi runtuh, budaya toiletnya pun ikut berubah. Orang orang mulai buang air di dalam pot, terus dibuang gitu aja ke jalan. Kamu bisa bayangin gimana bau jalanan kalau setiap rumah melakukan hal ini?
Sama juga dengan di Kastil, orang orang di Kastil membuang air di sebuah lubang kecil yang di desain menempel di dinding. Lalu kotorannya, akan langsung jatuh begitu saja ke sungai.
Makannya tidak heran jaman dulu banyak sekali wabah yang menyerang, akibat gaya hidup yang kotor ini.
Di Prancis, dimasa kepemimpinan raja Louis ke 14, istana versailles punya 2000 ruangan hanya dengan satu toilet.
Karena minimnya ruang untuk buang hajat, para bangsawan ini kadang buang air di taman kerajaan. Hm, taman yang seharusnya wangi bunga jadi tercemar dengan bau kotoran.
Pada tahun 1596, Sir John Harington, seorang punggawa Inggris menemukan konsep toilet flush pertama kali. Tapi sayangnya, ide ini tidak laku di masyarakat.
Barulah pada tahun 1775, seorang pembuat jam asal Skotlandia bernama Alexander Cumming menyempurnakan ide ini dengan pipa anti bau. Dari situlah toilet yang kita pakai, mulai digunakan di negara negara besar hingga saat ini.
Di tahun 1930 orang orang desa di Amerika, membuat toilet di luar rumah. Cukup membuat lubang di tanah, pasang toilet dan bangun bilik kayu untuk menutupi.
Saat mereka sudah mengenal listrik dan pipa air, barulah toilet dibangun di dalam rumah.
Jadi begitu, asal usul toilet. Malah toilet abad ini sudah dibuat lebih canggih.
Ada yang ditambah fitur penghangat, pemutar musik, bahkan kamu fitur AI yang bisa kamu ajak bicara, tapi yang pasti dengan harga yang fantastis juga hehe. ***
Penulis: Sabrina Khairunisa | Program magang jurnalistik Radar Banyuwangi
Editor : Ali Sodiqin