Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Tips Gampang Perempuan Merawat Motor, Biar Gak Bengkak Biaya Pas Ending Servis di Bengkel

Fanzha Shefya Yuananda • Selasa, 1 Juli 2025 | 21:34 WIB
Panduan lengkap servis motor untuk para  pengendara perempuan.
Panduan lengkap servis motor untuk para pengendara perempuan.

RADARBANYUWANGI.ID - Buat kamu para cewek-cewek nih, penting banget untuk tahu bahwa merawat motor itu bukan cuma isi angin ban dan isi bensin saja.

Banyak dari pandangan perempuan yang merasa bahwa servis motor itu urusan cowok, padahal kenyataannya adalah semua perkara tentang servis motor ini ya untuk pengendara, termasuk perempuan, wajib tahu servis dasar agar motor tetap aman, nyaman, dan awet dipakai.

Ingat ya, jadwal servis itu juga tergantung dari pemakaian masing-masing motor.

Motor yang dipakai tiap hari apalagi jarak jauh, atau sering boncengan jelas butuh perhatian lebih dibanding motor yang jarang digunakan atau cuma buat keluar di dekat area rumah.

Nah, biar kamu nggak bingung, ini panduan lengkap bedanya servis ringan dan berat yang bisa jadi patokan:

Servis Ringan (Cepat dan Rutin)
Servis ringan itu bisa dilakukan tanpa bongkar mesin, cocok dilakukan di bengkel resmi atau bengkel langganan setiap beberapa ribu kilometer, atau sesuai pemakaian kalian ya.

1. Ganti oli mesin: Tiap 2.000 km
2. Ganti oli gardan (motor matic): 8.000 km
3. Ganti busi: 10.000 km
4. Cek/ganti kampas rem: 16.000 km
5. Cek filter udara: 16.000 km
6. Cek CVT (tanpa bongkar): 8.000 km
7. Throttle body (pembersihan): 10.000 km
8. Aki: Umumnya bertahan 2 tahun, bisa cuma di cek aja.
9. Ban: Idealnya diganti tiap 3 tahun atau jika sudah halus permukaannya.

Servis Berat (Butuh Waktu dan Bongkar Mesin)
Servis berat lebih jarang dilakukan, tapi wajib dilakukan saat motor sudah menunjukkan tanda-tanda penurunan performa:

1. Ganti V-belt (motor matic): 24.000 km
2. Ganti roller CVT (motor kopling dan matic): 20.000–25.000 km
3. Kampas kopling ganda: Sekitar 8.000 km atau saat terasa getar
4. Funbelt: 24.000 km
5. Cek/ganti suspensi atau shockbreaker: Saat terasa keras, bocor, atau saat servis besar.

Nggak perlu paham mesin banget kok, tapi minimal tahu kapan harus servis dan apa yang dicek bisa bikin kamu lebih mandiri dan terhindar dari kerusakan fatal.

Jangan ragu nanya ke montir atau orang di sekitar kamu yang lebih paham tentang kondisi motor, dan catat jadwal servis rutin.

Perlu diingat lagi ya, semua kilometer di setiap bagian servis ini kembali pada pemakaian motor masing-masing. (*)

Editor : Agung Sedana
#panduan #Servis Motor #Rutin