Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

1 Suro Jatuh Malam Jumat Kliwon, Ini Ritual dan Pantangan yang Harus Dihindari

Ali Sodiqin • Minggu, 15 Juni 2025 | 22:00 WIB
Salah satu pantangan bagi orang Jawa di bulan Suro adalah menggelar hajatan.
Salah satu pantangan bagi orang Jawa di bulan Suro adalah menggelar hajatan.

RADARBANYUWANGI.ID - Nuansa mistis dan spiritual kembali terasa di penghujung Juni 2025.

Masyarakat Jawa bersiap menyambut datangnya bulan Suro, bulan pertama dalam kalender Jawa yang identik dengan keheningan, laku tirakat, dan pantangan.

Menurut kalender resmi dari Kementerian Agama (Kemenag), 1 Suro 1959 Dal atau 1 Muharam 1447 H akan jatuh pada Jumat Kliwon, 27 Juni 2025.

Artinya, malam 1 Suro—yang dianggap sangat sakral—akan dimulai pada Kamis malam, 26 Juni 2025 mulai pukul 18.00 WIB.

Tradisi Jawa meyakini bahwa pergantian hari tidak dimulai pada tengah malam, melainkan saat matahari terbenam.

Maka tak heran, berbagai ritual seperti tirakatan, tapa bisu, hingga mubeng beteng mulai digelar selepas magrib.

Istilah Suro sendiri berasal dari kata Arab Asyura (sepuluh), yang dalam dialek Jawa mengalami perubahan pengucapan menjadi Suro atau di sebagian daerah disebut Suran.

Meski berakar dari istilah Islam, bulan Suro punya posisi khusus dalam budaya Jawa, terutama sebagai waktu untuk introspeksi diri dan menjauhi kemeriahan duniawi.

Tak sedikit masyarakat yang memilih tidak menggelar hajatan besar seperti pernikahan atau pindah rumah selama bulan Suro.

Sebab, menurut kepercayaan lokal, bulan ini adalah waktu untuk menundukkan ego, bukan merayakan euforia.

Berikut ini adalah kalender Jawa lengkap bulan Juni 2025:

Ritual dan Larangan di Malam 1 Suro

Seiring datangnya malam sakral ini, sejumlah pantangan kembali digaungkan:

Di berbagai daerah, suasana malam 1 Suro akan diselimuti suasana sunyi.

Keraton Yogyakarta dan Solo biasanya jadi pusat perayaan spiritual, dengan prosesi budaya yang menampilkan kekayaan kearifan lokal.

Malam 1 Suro bukan sekadar awal tahun dalam kalender Jawa.

Ia adalah momen kontemplasi, titik awal pembaruan diri, dan waktu yang dipercaya membuka tabir antara dunia nyata dan gaib.

Maka jangan heran jika malam itu terasa berbeda: lebih tenang, lebih dalam, dan lebih sakral. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#ritual #jumat kliwon #larangan #malam 1 suro #Pantangan