RADARBANYUWANGI.ID - Siapa sangka, di balik gaya nyentriknya sebagai podcaster dan selebritas, Deddy Corbuzier kini resmi tercatat sebagai salah satu publik figur terkaya di Indonesia.
Dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang diserahkan pada Mei 2025, mantan mentalis itu mengumumkan total kekayaannya mencapai angka fantastis, yakni Rp953 miliar lebih.
Jumlah tersebut bukan sekadar angka di atas kertas. Deddy menyimpan aset di berbagai sektor, dari properti, kendaraan mewah, hingga surat berharga bernilai ratusan miliar.
Tercatat, ia memiliki 19 properti yang tersebar di Tangerang hingga Medan, dengan total nilai mencapai Rp66,6 miliar.
Jumlah yang tidak main-main, menunjukkan bahwa ia tak hanya pintar bicara di podcast, tetapi juga jeli membaca peluang investasi.
Tak berhenti di situ, Deddy juga mengoleksi surat berharga senilai Rp386,1 miliar, dan memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp496,1 miliar.
Bahkan, rekening dan aset tunainya pun menyentuh angka lebih dari Rp21 miliar.
Untuk urusan kendaraan, ia tercatat memiliki dua mobil mewah: Jeep Rubicon dan Ford Ranger, yang nilainya mencapai lebih dari Rp2 miliar.
Tapi dari mana semua ini berasal?
Rupanya, Deddy tak hanya menggantungkan hidupnya dari dunia hiburan. Kanal YouTube-nya, Close The Door, merupakan salah satu kanal podcast paling sukses di Asia Tenggara.
Di balik layar, ia juga mengelola perusahaan media digital bernama PT Dektos Digital Corbuzier.
Belum lagi sejumlah bisnis yang diam-diam ia jalankan, seperti Osbond Gym, K3Mart, restoran Padang Gadang Barubah, hingga Humble Baker.
Yang menarik, Deddy juga aktif berinvestasi di pasar saham dan properti. Dengan manajemen keuangan yang rapi dan strategi diversifikasi yang matang, pria kelahiran Jakarta ini tampaknya tidak hanya berfokus mencari ketenaran, tapi juga kestabilan finansial jangka panjang.
Namun, meski hartanya nyaris menyentuh angka Rp1 triliun, Deddy tetap mencatatkan utang sebesar Rp19,7 miliar.
Angka ini sebenarnya wajar, mengingat dinamika dunia bisnis dan investasi yang menuntut fleksibilitas dalam pengelolaan modal.
Deddy Corbuzier membuktikan bahwa kesuksesan bisa dibangun dari berbagai sisi: dari layar kaca, dunia digital, hingga lembaran portofolio investasi.
Di tengah dinamika dunia hiburan yang fluktuatif, ia berdiri tegak sebagai contoh bagaimana popularitas bisa diubah menjadi kekuatan ekonomi yang nyata.
Editor : Agung Sedana