RadarBanyuwangi.id – Saat Idul Adha tiba, penyembelihan hewan kurban menjadi momen sakral yang dinanti umat muslim di seluruh penjuru dunia.
Namun, tak jarang terjadi insiden di mana sapi yang hendak disembelih tiba-tiba lepas dan mengamuk, menimbulkan kepanikan di sekitar lokasi penyembelihan.
Kejadian semacam ini tidak hanya membahayakan keselamatan masyarakat di sekitar, tetapi juga dapat memengaruhi kualitas daging kurban.
Oleh karena itu, penting bagi panitia kurban dan masyarakat untuk mengetahui cara menghadapi situasi tersebut dengan bijak dan efektif.
Sapi merupakan hewan yang sensitif terhadap lingkungan sekitarnya. Suasana yang ramai, suara bising, atau perlakuan kasar dapat membuat sapi merasa terancam dan stres.
Menurut drh. Supratikno dari Fakultas Kedokteran Hewan IPB, sapi yang mengalami stres cenderung menunjukkan perilaku yang agresif, seperti mengamuk atau mencoba melarikan diri. Faktor lain yang dapat memicu stres pada sapi antara lain.
Melihat sapi lain disembelih
Seekor sapi yang menyaksikan penyembelihan sapi atau kambing dapat membuatnya merasa takut dan cemas.
Kehadiran banyak orang asing
Kerumunan orang yang tidak dikenal mampu membuat sapi merasa terancam.
Suara bising
Suara keras dari alat-alat atau keramaian dari masyarakat sekitar bisa memicu kepanikan pada sapi.
Berikut langkah-langkah menghadapi sapi yang lepas.
Tetap tenang dan jangan panik
Ketika sepi lepas, hal pertama yang bisa dilakukan adalah tetap tenang. Kepanikan hanya akan memperpuruk situasi dan membuat sapi semakin stres.
Hindari mengejar secara beramai-ramai
Mengejar sapi dengan melibatkan banyak orang dapat membuatnya semakin panik dan sulit dikendalikan. Sebaiknya, hanya dua orang yang berpengalaman untuk mencoba mendekati sapi dengan hati-hari.
Gunakan Sapi Lain sebagai Pendekatan
Membawa sapi lain yang tenang dapat membantu menenangkan sapi yang lepas. Kehadiran sapi lain dapat memberikan rasa aman dan membuat sapi yang lepas lebih mudah untuk dikendalikan.
Bawa Tali dan Peralatan yang Diperlukan
Siapkan tali dan peralatan lain yang diperlukan untuk mengikat dan mengendalikan sapi. Pastikan peralatan tersebut mudah dijangkau dan dalam kondisi baik.
Tunggu Hingga Sapi Tenang
Jika sapi masih panik, beri waktu hingga ia tenang sebelum mencoba mendekatinya. Memaksakan pendekatan saat sapi masih agresif dapat membahayakan keselamatan. (*)
Editor : Lugas Rumpakaadi