RadarBanyuwangi.id – Tanggal 6 Juni merupakan hari yang serat dengan peristiwa bersejarah, baik di Indonesia hingga di dunia.
Dari kelahiran tokoh besar hingga momen penting yang mengubah arah sejarah dunia. Berikut kumpulan peristiwa bersejarah pada tanggal 6 Juni.
Tahun 1901 – Lahirnya Sang Proklamator Indonesia
6 Juni 1901, di Surabaya, lahirlah Koesno Sosrodihardjo yang sering disebut sebagai Ir. Soekarno, Presiden pertama Republik Indonesia.
Beliau merupakan tokoh sentral dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia dan dikenal dengan pidato-pidatonya yang membakar api semangat nasionalisme.
Tahun 1944 – Invasi Normandia
Tahun 1944, pasukan Sekutu melancarkan Operasi Overlord, yang disebut sebagai D-Day, dengan mendaratkan lebih dari 130.000 tentara di pantai Normandia, Prancis.
Operasi ini merupakan operasi amfibi terbesar dalam sejarah dan menjadi titik balik dalam Perang Dunia II, serta membuka jalan bagi pembebasan Eropa dari pendudukan Nazi.
Tahun 1984 – Lahirnya Permainan Tetris
Tetris, permainan puzzle yang diciptakan oleh insisyur komputer asal Rusia, Alexy Pajitnov, pertama kali dirilis pada 6 Juni 1984.
Dengan lebih dari 100 juta kopi terjual, menjadikannya salah satu permainan video paling sukses dan ikonik sepanjang masa.
Tahun 1946 – Pembentukan NBA
National Basketball Association (NBA), liga bola basket profesional terkemuka di dunia, didirikan pada tanggal 6 Juni.
Sejak itu, NBA berkembang menjadi liga globak dengan jutaan penggemar dan pemain dari beberbagai penjuru dunia.
Tahun 1982 – Invasi Israel ke Lebanon
Israel melancarkan invasi ke Lebanon dalam operasi yang dikenal “Peace for Galilee”. Operasi tersebut memiliki tujuan untuk menghentikan serangan dari Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) dan mengubah lanskap politik di lebanon, serta memicu konflik berkepanjangan di wilayah tersebut.
Tahun 1968 – Kematian Senator Robert F. Kennedy
Senator Robert F. Kennedy, adik dari Presden John F.Kennedy, meninggal pada 6 Juni 1968 akibat luka tembakan yang dideritanya sehari sebelumnya.
Kematiannya yang tragis ini mengguncang Amerika Serikat dan dunia, mengingat perannya sebagai tokoh penting dalam gerakan hak-hak sipil dan politik progresif. (*)
Editor : Lugas Rumpakaadi