RadarBanyuwangi.id – Dalam dunia persepakbolaan profesional, kualitas lapangan memainkan peran penting dakam mendukung peforma pemain dan kelacaran selama petaandingan.
FIFA, sebagai otoritas tertinggi sepak bola dunia, menetapkan standar khusus untuk jens rumput yang digunakan di stadion-stadion international.
FIFA memberikan preferensi pada penggunaan rumput alami untuk pertandingan resmi, namun juga mengakui penggunaa rumput buatan dan hibrida dalam kondisi tertentu. Berikut beberapa jenis rumput yang umum digunakan dan memenuhi standar FIFA.
Perennial Ryegrass
Rumput ini dikenal karena ketahanannya terhadap cuaca dingin dan intensitas permainan yang tinggi.
Contohnya, Arena Corinthians di Brasil menggunakan campuran tiga kultivar ryegrass dari DLF-Trifolium yang memberikan warna hijau gelap dan ketahanan terhadap penyakit.
Bermudagrass
Rumput ini cocok untuk iklim hangat dan digunakan di berbagai stadion di Amerika Serikat, termasuk untuk persiapan Piala Dunia 2026.
Zoysia Matrella
Digunakan di Jakarta Internasional Stadium (JIS), dikombinasikan dengan teknologi Mixto dari Italia untuk menciptakan permukaan hibrida yang tahan lama.
Untuk meningkatkan durabilitas dan konsistensi lapangan, banyak stadion kelas dunia mengadopsi teknologi rumput hibrida.
Salah satu teknologi terkemuka adalah Desso GrassMaster, yang menggabungkan 95 persen rumput alami dengan 5 persen serat sintetis yang dijahit ke dalam tanah.
Teknologi ini digunakan di stadion top dunia seperti Emirates Stadium (Arsenal) dan Old Trafford (Manchester United).
Teknologi lain seperti Mixto Hybrid Grass menggabungkan rumput alami dengan substrat sintetis yang terdiri dari serat mikro dan granula gabus, memberikan kenyamanan dan mengurangi risiko cedera pada pemain.
FIFA menerapkan program FIFA Quality Programme bertujuan untuk memastikan bahwa lapangan memenuhi kriteria tertentu, baik untuk rumput alami maupun buatan. Program ini mencakup pengujian terhadap aspek-aspek seperti:
- Kualitas permukaan: Kepadatan, elastisitas, dan daya serap air.
- Keselamatan pemain: Tingkat gesekan, penyerapan guncangan, dan stabilitas permukaan.
- Kinerja bola: Pantulan, pergesekan, dan kecepatan bola di atas permukaan.
Lapangan yang memenuhi standar tersebut akan mendapatkan sertifikasi yang menunjukkan kelayakan untuk digunakan dalam pertandingan resmi FIFA. (*)
Editor : Lugas Rumpakaadi