RadarBanyuwangi.id – Tanggal 4 Juni telah mencatat berbagai peristiwa penting dalam sejarah dunia, mulai dari tragedi kemanusiaan hingga tonggak perubahan politik dan sosial. Berikut beberapa peristiwa dunia bersejarah yang terjadi pada tanggal ini.
Tahun 1989: Tragedi Tiananmen: Ketika Suara Rakyat Dibungkam
Pada 4 Juni 1989, dunia dikejutkan oleh tindakan keras pemerintah Tiongkok terhadap demonstrasi pro-demokrasi di Lapangan Tiananmen, Beijing.
Pasukan militer menggunakan senjata api dan tank untuk membubarkan para demonstran yang sebagian besar adalah mahasiswa.
Diperkirakan ratusan hingga ribuan nyawa melayang dalam peristiwa ini, meskipun angka pastinya masih menjadi perdebatan karena sensor ketat di Tiongkok.
Tragedi ini menjadi simbol pelanggaran hak asasi manusia dan masih dikenang sebagai peringatan akan pentingnya kebebasan berpendapat.
Tahun 1942: Awal Pertempuran Midway: Titik Balik di Pasifik
Perang Dunia II mencatat 4 Juni 1942 sebagai hari dimulainya Pertempuran Midway antara Amerika Serikat dan Jepang.
Pertempuran laut dan udara ini berlangsung selama empat hari dan berakhir dengan kemenangan signifikan bagi Amerika Serikat, yang berhasil menenggelamkan empat kapal induk Jepang.
Kemenangan ini menjadi titik balik dalam Perang Pasifik, mengubah arah konflik dan melemahkan dominasi Jepang di wilayah tersebut.
Tahun 1928: Pembunuhan Zhang Zuolin: Intrik Politik di Asia Timur
4 Juni 1928, Zhang Zuolin, seorang panglima perang dan Presiden Republik Tiongkok, meregang nyawa akibat bom yang dipasang oleh agen Jepang.
Pembunuhan ini terjadi di tengah persaingan kekuasaan di Tiongkok dan upaya Jepang untuk memperluas pengaruhnya di Asia Timur.
Kematian Zhang memicu ketegangan politik dan mempercepat perubahan kepemimpinan di Tiongkok.
Hari Internasional Anak-anak Tak Berdosa Korban Agresi
Majelis Umum PBB menetapkan 4 Juni sebagai Hari Internasional Anak-anak Tak Berdosa Korban Agresi.
Peringatan tersebut bertujuan untuk mengakui penderitaan anak-anak yang menjadi korban kekerasan dan konflik bersenjata di seluruh dunia.
Hari ini menjadi momen refleksi global untuk meningkatkan perlindungan dan hak-hak anak dalam situasi konflik. (*)
Editor : Lugas Rumpakaadi