RadarBanyuwangi.id - Sleep paralysis atau yang sering dikenal dengan istilah ketindihan adalah kondisi di mana seseorang dalam kondisi setengah sadar namun kesulitan bergerak maupun berbicara saat tertidur atau baru bangun tidur.
Meskipun tidak berbahaya, pengalaman ini sangat menakutkan. Berikut cara efektif yang dapat dilakukan saat mengalami ketindihan serta upaya pencegahannya.
Saat Mengalami Ketindihan
- Tetap Tenang
Usahakan jangan panik. Ketindihan berlangsung selama beberapa detik sampai bisa beberapa menit. Panik hanya memperburuk keadaan saat itu. - Bernapas Perlahan dan Dalam
Mengatur napas bisa menenangkan tubuh anda, jangan sampai napas kamu tersenggal-senggal saat ketindihan. - Gerakkan Anggota Tubuh
Cobalah menggerakkan anggota tubuh kecil seperti jari tangan, jari kaki, atau mengedipkan mata. Gerakan kecil ini dapat "membangunkan" badan dari lumpuh sementara.
Pencegahan agar Tidak Sering Terjadi
- Benahi Pola Tidur
Usahakan tidur dengan waktu yang cukup yaitu 6-8 jam per hari, agar tubuh mendapatkan energi maksimal. - Ubah Posisi Tidur
Banyak kasus ketindihan terjadi saat tidur terlentang. Cobalah tidur menyamping untuk mengurangi risikonya. - Tidur Nyaman
Pastikan kamar kamu sejuk, bebas gangguan, dengan kondisi lampu yang redup. Jauhkan handphone dan perangkat elektronik minimal 30 menit sebelum tidur. - Hindari Sebelum Tidur
Batasi konsumsi kafein, alcohol apalagi makanan berat, dan olahraga berat beberapa jam sebelum tidur. Karena saat malam hari, sudah saatnya tubuh beristirahat. - Baca Doa Sebelum Tidur
Bagi sebagian orang, membaca doa sebelum tidur membantu menenangkan pikiran, merasa terlindungi dan terhindar hari ketindihan. (*)